816Agent
816WIN

Bandar Bola 816agent

Bandar Bola 816agent

Judi Bola

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Prediksi Bola 816Agent

Prediksi Bola

Tampilkan postingan dengan label berita wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita wisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2019

Cerita Labuan Cermin Terlarang Bagi Wanita Haid Buat Berenang

Cerita Labuan Cermin Terlarang Bagi Wanita Haid Buat Berenang

Danau Labuan Cermin, sudah jadi destinasi kesohor bagi wisatawan lokal dan mancanegara. Danau dua rasa di pesisir Bidukbiduk itu, benar-benar memesona. Beningnya air, menggoda siapa saja yang berkunjung untuk berenang. Tapi, Labuan Cermin terlarang bagi wanita haid.
merdeka.com berkesempatan berkunjung ke Labuan Cermin, yang berjarak tidak kurang 220 km jalan darat dari Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan kabupaten Berau.
Tiba di dermaga, mesti menyewa kapal motor bertarif Rp 100 ribu per kapal, belum termasuk asuransi Rp 3.000 per orang penumpang. Diperlukan waktu 15-20 menit menuju Labuan Cermin.
Labuan Cermin membuat begitu takjub. Dikelilingi hutan lebat khas tropis, air danau 2 rasa air asin di bagian dasar dan air tawar di permukaan begitu unik karena menjadikannya terlihat begitu bening. Bahkan, seolah bisa menjadikannya untuk becermin.
Di dermaga, pengunjung lebih dulu melihat plang peringatan bagi wanita haid, dilarang mandi dan berenang di Labuan Cermin. Itu menjadi peringatan, agar pengunjung utamanya wanita, mesti patuh dengan aturan itu.
"Dari kita, pengelola, sudah ingatkan lagi supaya wanita haid tidak berenang," kata Ahmad (57), warga kampung juga salah seorang pengelola Labuan Cermin, saat berbincang bersama di Labuan Cermin, Rabu (6/11).
"Kenapa ada larangan itu, untuk menghindari air kotor," ujar Ahmad.

Dikelola Profesional

Sepuluh tahun terakhir ini, Labuan Cermin dikelola profesional sehingga menghasilkan pendapatan daerah bagi Pemda. "Dulu, tahun 2013, masih dikelola biasa saja oleh warga di sini. Ada ide dari TNC dan WWF, bagaimana kalau Labuan ini dikembangkan. Jadilah sekarang, badan masyarakat kampung yang mengelola," sebut Ahmad.
Seiring waktu, dengan keindahan air danau 2 rasanya, Labuan Cermin semakin terkenal. Turis negara-negara Asia, dan Eropa seperti Jerman, Belanda, dan Perancis, merasakan takjubnya dengan Labuan Cermin.
"Hutan lindung seluas 2.000 hektare, kami jaga, tidak boleh diganggu untuk apapun. Kegiatan apapun, tidak boleh di sekitar Labuan Cermin. Karena kami khawatirkan mengganggu kualitas air danau," ungkap Ahmad.
"Di sini, selain Labuan Cermin, sedang dikembangkan untuk wisata treking alam. Ada jalur treking 1.800 meter keliling Labuan, sedang dibangun. Rencananya, tahun depan dibuka untuk umum. Ini untuk menambah daya tarik Labuan Cermin. Karena saat treking, bisa kita temui satwa khas Kalimantan, 5 jenis monyet," terang Ahmad.
Ahmad menerangkan, dia dan warga kampung ingin terus menjamin keselamatan pengunjung. Oleh karena itu, selama ini, belum ada korban meninggal akibat tenggelam di Labuan Cermin.
"Pintar berenang pun, kita minta harus pakai pelampung atau life jacket. Kita utamakan keselamatan semua pengunjung di sini," pungkas Ahmad.

Kamis, 03 Oktober 2019

Potret Cantik Gunung Lawu Diselimuti Awan Bertopi

Potret Cantik Gunung Lawu Diselimuti Awan BertopiFenomena alam yang unik serta indah terjadi di Gunung Lawu. Sebuah awan bertopi tampak persis menyelimuti atas Gunung Lawu dan terlihat jelas dari sisi Magetan, Jawa Timur. Foto-foto fenomena itu pun beredar luas di media sosial (medsos).
"Memang kejadiannya tadi pagi. Sekitar pukul 05.00 wib sampai siang sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan, Ferry Yoga Saputra, Kamis (3/10).
Ferry mengatakan fenomena alam itu sebenarnya merupakan hal yang biasa. Hal itu bisa terjadi karena penumpukan awan dan angin yang bertemu dari arah selatan dan utara. "Jadi awan menumpuk dan kebetulan di Gunung Lawu," jelas Ferry.
Menurutnya, fenomena tidak hanya terjadi di musim kemarau. Tapi juga bisa terjadi di musim penghujan. Dia mengaku kondisi seperti ini dipengaruhi oleh arah angin.
"Tidak satu musim saja. Mau kemarau, mau penghujan bisa saja. Kondisi seperti ini dipengaruhi arah angin," tegasnya.
Dia menceritakan arah angin itu kemudian membuat awan berkumpul di salah satu titik, kemudian membentuk fenomena alam itu. Dari arah angin, membentuk pola seperti topi atau payung. Dan ini merupakan fenomena yang biasa.
Dia menjelaskan, awan membentuk topi itu kurang lebih terjadi sekitar 2 kali pada tahun 2019. Pertama, kemarin posisi waktu penghujan, musim peralihan.
"Ini tadi terjadi kembali. Nah nanti bisa lagi terjadi kembali," pungkasnya. 

Rabu, 25 September 2019

Singapura Bakal Robohkan Patung Singa Merlion di Sentosa Island

Singapura Bakal Robohkan Patung Singa Merlion di Sentosa IslandPatung singa Merlion sebagai yang menjadi simbol negara Singapura dan salah satu objek wisata yang harus dikunjungi ketika datang ke Singapura, kemungkinan akan mulai ditutup pada 21 Oktober mendatang.
Lokasi kawasan wisata tugu “Kepala Singa, Berbadan Ikan” yang merupakan tugu tertinggi di Singapura tersebut akan dirobohkan dan diganti dengan sejumlah struktur baru. Rencananya di tempat itu akan dibuat jalan raya bertingkat, pedestrian, hingga proyek Sentosa Sensoryscape bernilai Rp 919 miliar.
Pembangunan konstruksi baru di bekas area Patung Sentosa Merlion yang dirobohkan “akan dimulai pada kuarter ke-4 (Q4) tahun 2019. (Sementara) tanggal penghancuran Patung Merlion Sentosa tergantung pada rencana pembangunan konstruksi baru, yang masih dalam proses finalisasi,” kata pengelola Sentosa Development Coorporation (SDC) dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com.
Rencana penghancuran Merlion Sentosa akan menandai tonggak awal mega proyek ambisius Sentosa-Brani Master Plan, menjadikan Sentosa dan Pulai Brani yang berdekatan sebagai destinasi wisata “raksasa” Negeri Singa.
Namun, Patung Sentosa Merlion bukan satu-satunya. Patung Merlion ini memiliki enam “saudara” yang tersebar di seantero negara-kota Asia Tenggara, bahkan beberapa ada di negara lain.
Berikut adalah fakta-fakta tentang Merlion.
1. Sejarah Marlion
Awal mula Merlion dengan kepala singa dan badan ikan dirancang pada 1964 oleh ahli zoologi Inggris Alec Fraser-Brunner untuk menjadi logo Singapore Tourist Promotion Board, yang sekarang telah menjadi Singapore Tourism Board (STB).
Kepala singa merujuk pada Sang Nila Utama, pangeran Sriwijaya yang mengklaim menamai pulau ujung Semenanjung Malaysia itu sebagai Singapura atau “kota singa”. Sementara tubuh ikan sebagai simbol negara tersebut yang dulunya adalah “desa nelayan”.
2. Patung Pertama Marlion
Patung tersebut dibuat oleh pemahat Lim Nang Seng, yang dirancang oleh Kwan Sai Kheong, duta besar Singapura untuk Filipina, dan diresmikan oleh perdana menteri pendiri Lee Kuan Yew pada 1972.
Patung tersebut tinggi 8 m dan berat 70 ton, patung ini berdiri di Taman Merlion, menghadap ke Teluk Marina.

Ada tujuh merlion

3. Total 7 Marlion di Singapura
Total patung Merlion ada tujuh di Singapura, termasuk yang tertinggi di Sentosa dan dua di Merlion Park.
Dua dari empat patung lainnya, setinggi 3 m, berada di puncak Gunung Faber dan markas Singapore Tourism Board dekat Grange Road. Dua Merlions yang tersisa adalah sepasang di Ang Mo Kio Avenue 1. Mengapit pintu masuk tempat parkir yang mengarah ke Blok 216 hingga 222, makhluk itu dibangun pada 1998 dengan harga SGD 30.000 oleh Komite Perumahan Ang Mo Kio.
4. Merlion tertinggi di Singapura
Patung Merlion Sentosa merupakan Merlion tertinggi buatan pematung Australia James Martin tahun 1995 dengan nilai USD 8 juta. Pengunjung membayar SGD 6,20 hingga SGD 18 untuk memasuki Merlion setinggi 37 m, yang menjadi tempat pameran seperti kisah animasi 3D tentang bagaimana Sang Nila Utama menemukan Singapura. Mereka juga dapat menikmati pemandangan cakrawala kota dan Sentosa dengan melihat keluar dari kepala atau mulut Merlion.

Selasa, 24 September 2019

Tempat-Tempat Wisata Ini Mendadak Dibanjiri Pengunjung karena Viral di Medsos

Tempat-Tempat Wisata Ini Mendadak Dibanjiri Pengunjung karena Viral di MedsosMedia sosial punya peran penting untuk mempromosikan wisata di Indonesia. Berkat media sosial, masyarakat menjadi tahu ada banyak spot wisata menarik di sekitarnya.
Semakin banyak pengunjung ke wisata tersebut, semakin banyak penghasilan yang bisa didapat masyarakat sekitar yang mengelola. Namun beberapa spot wisata malah berubah setelah didatangi para pengunjung.
Berikut potret kondisi spot wisata yang pernah viral di media sosial, hingga rusak karena ulah pengunjung:
Kebun Bunga Amaryllis di Gunung Kidul, Yogyakarta, sempat viral di media sosial. Awalnya seorang wanita mengunggah fotonya saat berada di kebun bunga tersebut. Namun tiba-tiba unggahannya itu menjadi viral dan membuat masyarakat penasaran.
Alhasil Kebun Bunga Amaryllis dipenuhi pengunjung yang ingin berswafoto. Namun gara-gara ulah para pengunjung tidak bertanggung jawab hamparan bunga Amaryllis yang terletak di Dusun Ngasem Ayu, Desa Salam, Kecamatan Patuk, Kabupaten Patuk, Gunung Kidul, DI Yogyakarta, rusak parah.
Akibat ulah para pengunjung tersebut keindahan bunga Amaryllis di lahan seluas lebih kurang 2.000 meter persegi milik Bapak Sukadi menghilang.
Sebuah tempat di wilayah Gunung Luhur sempat viral di media sosial. Spot wisata yang baru itu ditemukan di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak. Wisata ini masih berada di dalam Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Lokasi Negeri di Atas Awan Gunung Luhur pertama kali ditemukan oleh pekerja konstruksi yang sedang melakukan perbaikan jalan provinsi. Setelah fotonya diunggah di jejaring sosial, netizen pun dibuat penasaran.
Semakin banyak warga yang mengunjungi Gunung Luhur untuk menyaksikan sendiri keindahannya. Saking banyaknya yang penasaran, sampai-sampai terjadi kemacetan.
Jumlah pengunjung membludak tak karuan. Jalan menuju titik negeri di atas awan Gunung Luhur dipadati ratusan mobil dan kendaraan roda dua.
"Negeri di atas mobil," kata salah satu pengunjung yang videonya ditayangkan akun Twitter @fbbantennews.
Cadas Gantung di Majalengka, Jawa Barat mulai dikenal karena media sosial. Cadas Gantung sendiri merupakan hamparan dataran yang dahulunya sawah dan sekarang nampak seperti sebuah padang rumput yang indah dikelilingi perbukitan serta hutan yang lebat. Sama seperti Tebing Keraton di Bandung, Cadas Gantung pun menawarkan sensasi seru menikmati indah dan asrinya pemandangan tanah Pasundan di atas tebing.
Cadas Gantung memiliki spot yang menarik untuk dibidik lewat layar kamera. Beberapa tempat andalan Cadas Gantung, seperti Tebing Cadas Gantung, Jembatan Bambu, dan Bukit Perkemahan.
Wisata populer Umbul Ponggok di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten ini semakin berbenah diri. Salah seorang pengunjung bernama Budi Prasetyo terkejut melihat perubahan Umbul Pinggok setelah viral di media sosial.
"(Dahulu) kondisinya tidak tertata, hanya untuk mandi dan mencuci," kata pria 53 tahun asal Boyolali berstatus pegawai negeri di Kalimantan Barat itu saat berbincang dengan merdeka.
"Sekarang saya kaget kok jadi bagus seperti ini. Airnya jernih dan indah. Konsep dan pengelolaannya juga bagus".
Ternyata wisata ini mulai dikelola oleh Tirta Mandiri, badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ponggok. Institusi bisnis didirikan pada 15 Desember 2009 tersebut berhasil mengubah kolam kumuh yang dahulu hanya ramai saat padusan, sehari menjelang bulan puasa, menjadi wahana wisata air fenomenal.
Wisata air ini, pengunjung bisa berfoto di dalam air yang jernih. Tentu dengan beragam aksesoris, seperti televisi hingga sepeda motor di dalam air.

Sabtu, 20 Juli 2019

Wisatawan Masih Boleh ke Bromo sampai Radius 1 KM dari Kawah

Wisatawan Masih Boleh ke Bromo sampai Radius 1 KM dari KawahAktivitas masyarakat di sekitar kawasan wisata Gunung Bromo masih normal sebagaimana biasa. Wisatawan juga masih diperkenankan mengunjungi kawasan Gunung Bromo, dengan syarat tidak sampai memasuki radius 1 Km dari kawah.

"Iya masih bisa berkunjung dalam radius 1 Km dari kawah aktif bromo sesuai rekomendasi PVMBG, " kata Sarif Hidayat, Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Sabtu (20/7).
Gunung Bromo sempat Erupsi pada Jumat (19/7) pukul 16:37 WIB. Saat erupsi tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 37 mm dan durasi sekitar 7 menit 14 detik.
"Kita masih terus berkoordinasi dengan PVMBG di Ngadisari Cemorolawang untuk memperoleh data tentang perkembangan Gunung Bromo," katanya.
Kendati demikian, Sarif meminta para wisatawan tetap waspada dan mematuhi arahan dan imbauan petugas. Jika menghadapi persoalan segera menghubungi pusat informasi yang disediakan.
"Masih diperkenankan berkunjung sampai dengan radius 1 Km dari kawah Bromo sesuai rekomendasi PVMBG dan segera hubungi petugas dan atau mitra TNBTS apabila memerlukan bantuan atau informasi," imbaunya.
Sementara berdasarkan laporan pengamatan PVMBG, gunung dengan ketinggian 2.329 mdpl itu dalam cuaca cerah, berawan, mendung dan hujan. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah selatan, barat daya, barat, dan barat laut. Suhu udara 5-20C, kelembaban udara 0-0 persen dan tekanan udara 0-0 mmHg. Volume curah hujan 0.4 mm per hari.
Secara visual gunung terlihat jelas dan kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 300 m di atas puncak kawah.

Selasa, 16 Juli 2019

5 Tujuan Wisata Memesona yang Buktikan Keistimewaan Yogyakarta

5 Tujuan Wisata Memesona yang Buktikan Keistimewaan YogyakartaSetuju kalau Yogyakarta itu adalah kota yang istimewa? Pasti banyak yang menganggukkan kepala mendengar pertanyaan ini. Soalnya pesona kota yang dikenal dengan gudegnya ini memang jempolan. Nggak hanya sekadar tempat wisata, nuansa yang didapatkan oleh setiap yang yang pernah datang ke sana juga luar biasa. Mulai dari keramahan penduduk hingga destinasi-destinasi wisata yang indah, bikin siapa pun kangen dan pengen balik lagi ke sana.

Buat yang masih liburan, atau pengen cuti liburan, kenapa nggak kembali ke Yogyakarta? Dengan sejuta keindahannya, pasti masih ada banyak destinasi belum dijelajahi. Berikut adalah lima rekomendasi tujuan wisata baru dan memesona yang buktikan keistimewaan Yogyakarta.

Pergi ke hutan itu biasanya paling asyik dilakukan dari pagi hingga siang. Tapi kalau balik ke Yogyakarta, jangan lupa untuk singgahi Pinus Pengger setelah matahari terbenam. Berada di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Bantul, Pinus Pengger kini jadi destinasi yang milenial banget. Banyak spot-spot terbaik untuk dipakai selfie sambil menikmati indahnya kerlip lampu kota saat malam tiba.
Di Pinus Pengger ini kamu nggak hanya ditemani dengan jajaran pohon pinus yang melindungi dan memberikan aroma khas pegunungan. Ada banyak tempat menarik untuk didatangi, seperti rumah pohon, jembatan, tempat tidur gantung, serta gerbang yang unik untuk dijadikan obyek fotografi.
Berdiri di atas lantai kaca dengan ombak lautan di bawah, memberikan suasana liburan yang beda dan penuh sensasi. Bukan hanya kagum dengan keindahan alam, adrenalin pun terasa seperti dimainkan di Pantai Ngluluran.
Nggak seperti pantai-pantai lainnya, Pantai Ngluluran hanyalah sebuah teras berlantai kaca yang berada di atas bukit yang melindungi tanah Yogyakarta dari gempuran ombak. Dari teras ini kamu bisa melihat jauh ke bawah. Panorama laut bertemu daratan dan keindahan cakrawala yang dijumpai saat matahari mulai terbenam menjadi salah satu hal yang bikin jatuh hati saat main ke sana.
Jangan bayangkan Green Village itu adalah desa dengan sawah, ladang, dan para petani yang sedang menggarapnya. Disebut sebagai permadani hijau Yogyakarta, Green Village Gedangsari menawarkan pariwisata dengan panorama alam perbukitan di daerah selatan Yogyakarta.
Dikelola dengan apik, tempat ini memiliki jalan setapak yang membimbingmu mengelilingi dan menikmati indahnya alam Gunung Kidul. Jangan keburu pulang kalau langit sore sedang cerah. Tunggulah hingga matahari turun perlahan di ufuk barat. Kemungkinan besar kamu bisa menyaksikan sunset terindah dalam hidup.
Pemerintah dan masyarakat Yogyakarta tampaknya sangat sadar dengan potensi pariwisata yang mereka miliki. Setiap sudutnya kini disulap semenarik mungkin, termasuk Pantai Cemara Sewu. Sebuah pantai yang terletak di Kabupaten Bantul. Di sini kamu nggak hanya bisa bermain air dan pasir karena ada banyak spot berfoto dengan beragam tema yang sangat menarik. Mulai dari tumpukan kayu yang membentuk tangga, hingga hutan cemara dengan jalanan setapak yang nggak hanya menciptakan kesan mistis, tapi juga eksotis dan romantis.
Buat traveler yang doyan mencari spot wisata tersembunyi dan menjauhkan diri dari keramaian, jangan lupa mampir juga ke Kedung Pengilon saat mengunjungi Yogyakarta. Terletak di Kabupaten Bantul, Kedung Pengilon sering disebut sebagai Niagara Mini di Indonesia. Lokasi ini adalah sebuah kedung atau cekungan yang terasa seperti kolam renang pribadi. Ditambah dengan suasana sekitar yang masih alami dan air bening dan segar, bakal betah berendam lama di tempat ini.
Kelima tempat wisata di atas jadi bukti bahwa Yogyakarta itu istimewa dan penuh pesona. Karena lokasinya yang saling berjauhan, untuk efisiensi waktu sebaiknya menggunakan moda transportasi yang nyaman dan bisa menjangkau destinasi-destinasi impianmu.
Bingung harus pesan jasa travel ke mana? Manfaatkan saja online travel agent, Traveloka. Nggak hanya melayani penjualan tiket pesawat, kereta api, dan bus, kini kamu juga bisa sewa mobil di Yogyakarta juga. Dapatkan kemudahan pemesanan transportasi dengan kendaraan yang sesuai keinginan untuk menjelajahi daerah yang istimewa ini. Biar nggak salah pilih, baca-baca dulu review dari real user untuk menjamin kualitas mobil sewaan kamu.
Tak perlu tunggu lama lagi. Temukan dan buktikan keistimewaan Yogyakarta bersama Traveloka!

Sabtu, 13 Juli 2019

Menikmati Keindahan Pantai di Tanjung Lesung


Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata yang banyak disukai masyarakat. Hal itu karena Tanjung Lesung memiliki pantai yang indah, mulai dari pasir putihnya, terumbu karang yang beraneka ragam, tempat berenang yang tenang dan lautan berwarna biru yang menyegarkan mata.

Hal ini rupanya yang dirasakan pula oleh Tari Besar Harto Karyawan, istri Panglima Komando Strategis Angkatan Darat Republik Indonesia. Ia bercerita bahwa kedatangannya ke Tanjung Lesung karena sudah terpesona akan pantai yang berada di pesisir Banten ini. Oleh karenanya, ia datang mengajak rombongan keluarganya untuk bisa menyaksikan keindahan Tanjung Lesung dari dekat.
"Saya datang mau melihat keindahan pantai Tanjung Lesung. Suasana pantai Tanjung Lesung indah sekali ya," ungkapnya kepada General Manager Tanjung Lesung, Widiasmanto, di Tanjung Lesung Resort, Pandeglang-Banten, baru-baru ini.
Tari Besar menambahkan kalau dia merasa keluarga mereka begitu menikmati liburan di Tanjung Lesung. Awalnya, keluarga mereka ingin menikmati suasana pantai, mencoba beberapa fasilitas dari Tanjung Lesung dan berenang di pantai. "Saya lihat mereka senang sekali," kata Tari.
Menanggapi hal itu, Indra Bastian, Head of Project Development PT Banten West Java/Pengembang Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Lesung, mengatakan, Tanjung Lesung selalu berusaha memberikan yang terbaik dari segi kenyamanan dan keamanan. Perbaikan besar-besaran dan meningkatkan standar keamanan telah dilakukan hingga per-Januari 2019 Tanjung Lesung sudah aman untuk dikunjungi masyarakat.
"Tanjung Lesung terus meningkatkan fasilitasnya untuk tanggap bencana. Salah satunya dengan menggunakan teknologi tsunami early warning system, yaitu WERA Ocean Radar. Dengan ini, kita bisa cepat evakuasi warga sebelum bencana datang," terang Indra.
Adapun fasilitas yang ditawarkan Tanjung Lesung sangat beragam dan menarik, seperti bermain di beach club, berselancar di pulau Panaitan, menyelam, memancing, bersepeda, bermain golf dan masih banyak lagi yang bisa dilakukan pengunjung.


Minggu, 07 Juli 2019

Mau Cari Foto Studio yang Unik, Datang Saja ke Pasar Karetan

Mau Cari Foto Studio yang Unik, Datang Saja ke Pasar KaretanBosan dengan konsep foto studio yang begitu-begitu saja? Nah kalau mau foto dengan konsep berbeda, silakan sambangi destinasi digital Pasar Karetan, di Raja Pendapa, Kendal, Jawa Tengah (Jateng).

Di Pasar Karetan, ada sebuah studio foto yang unik dan menarik. Namanya Pendopo Studio. Ciri khas studio ini adalah nuansanya. Konsep yang diusung adalah Jawa tempo dulu. Foto-foto kalian dijamin bakal super keren.
"Yang pasti super pas dengan konsep asik dan menarik. Di studio ini kalian dibebaskan berekpresi. Tak harus bergaya monoton begitu-gitu saja," kata Staf Khusus Menpar Bidang Media dan Komunikasi Don Kardono, Jumat (5/7).
Mau berfoto bersama keluarga bisa. Mau foto bersama teman atau pacar juga bisa. Apalagi foto prewed, dijamin bisa banget. Ada empat spot foto di studio pendapa, Indoor ada ruangan yang di sulap menjadi ruang tempo dulu, Properti fotonya pun sangat mendukung, dari mulai TV kuno, furniture kuno, wayang golek, dakon, hingga peralatan membatik di siapkan, spot dapur kuno juga ada di sini dengan segala prabotan dapur tempo dulu, nuansa lawas Jawa tempo dulu terekam jelas di studio pendapa.
Bukan saja di dalam, di luar ruang pun sama menariknya. Properti seperti sepeda othel dan lainnya siap menemani sesi foto para pengunjung di spot foto dengan background pendopo rumah jawa, spot foto yang terakhir biasanya di gemari pengunjung yang ingin prewedding, spot foto di sawah, dengan properti cangkul, topi caping dll.
Biar makin pas dengan konsep, Pasar Karetan pun menyediakan pakaian adat Jawa untuk para wisatawan. Ukurannya bermacam-macam. Modelnya pun tinggal pilih sesuai selera. Semua disewa untuk menemani sesi foto para pengunjung.
"Nah mumpung masih promo, silakan datang dan rasakan sendiri sensasinya. Pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp.50.000 selama masa promo. Harga tersebut sudah termasuk biaya sewa pakaian serta fotografer yang disediakan oleh Pendopo Studio. File hasil foto bisa langsung dipilih sendiri," beber Don.
Sementara itu Pengelola Pasar Karetan, Sofyan mengatakan, studio ini bukanlah sekedar atraksi bagi pengunjung yang datang. Studio ini sebagi wadah hobi anggota GenPI dalam hal fotografi. Di samping itu sebagai wadah generasi millenial untuk mempopulerkan budaya Jawa, khususnya pakaian traditional yang di sebut Surjan.
"Ini juga untuk wadah anggota GenPI mengembangkan kemampuannya berbisnis. Untuk reservasi bisa langsung datang ke Pasar Karetan setiap minggu pagi pukul 07.00 12.00 WIB. Atau bisa DM langsung Instagram @pasarkaretan," papar Sofyan.
Makin beragamnya atraksi di Pasar Karetan membuat Menteri Pariwisata Arief Yahya sumringah. Menurut Menpar AY, hal ini membuktika GenPI dan destinasi digital jelas memilik Creative Value dan Commercial Value. Kehadirannya mengembleng anggota GenPI menjadi agen perubahan bagi pariwisata.
"Sebagai destinasi digital pertama, performa Pasar Karetan selalu menjanjikan. Kreatifitasnya tanpa batas. Dan ini adalah bukti keseriusan GenPI mengangkat sektor pariwisata. Terlebih pangsa pasar pariwisata ini kini didominasi generasi millenial yang butuh tempat berekpresi. Weekend di Pasara Karetan sudah pasti keren," kata Doktor jebolan Unpad Bandung itu.

Selasa, 02 Juli 2019

6 Curug Jernih di Bogor yang Cocok Jadi Destinasi Wisata

6 Curug Jernih di Bogor yang Cocok Jadi Destinasi WisataKalau sedang berkunjung ke Bogor, tak ada salahnya mencoba wisata alam yang tersedia di sana. Salah satunya adalah wisata curug alias air terjun. Menikmati gemericik air yang jernih dan hawa yang sejuk pasti bisa menjadikan pikiran lebih tenang.

Bogor memang mendapat julukan kota seribu curug. Ada banyak air terjun cantik yang layak dikunjungi di sana. Berikut ini beberapa di antaranya yang bisa Anda pertimbangkan sebagai destinasi wisata liburan.

1. Curug Ciputri
Curug Ciputri merupakan wisata air terjun yang terletak di Desa Tapos, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Curug ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan dari dalam negeri maupun luar negeri untuk sekedar berfoto maupun berkemah.
Curug Ciputri memiliki tinggi kurang lebih 30 meter dengan kolam yang dapat digunakan untuk berendam walaupun tidak begitu besar. Jika pengunjung datang ke Curug ini, harus siap menguras tenaga.
Jarak dari pintu masuk menuju Curug Ciputri sekitar 1200 meter dengan kontur menanjak. Meskipun begitu, rasa lelah pengunjung akan terbayarkan setelah sampai di air terjun yang menyuguhkan keindahan alam yang masih asri.
Tiket masuk Curug Ciputri sebesar Rp20.000/orang untuk sekadar menikmati air terjun Curug Ciputri dan sebesar Rp25.000/orang untuk berkemah di tempat wisata ini. Curug ini buka 24 jam setiap hari.
2. Curug Cikuluwung
Curug Cikuluwung merupakan salah satu air terjun yang terbilang baru namun menyita perhatian masyarakat. Curug ini terletak di Desa Cibitung Wetan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor Barat, Provinsi Jawa Barat. Akses menuju curug ini terbilang cukup sulit karena jalannya yang terjal dan juga curam.
Curug Cikuluwung memiliki keunikan yang tidak didapat di curug lainnya lantaran memiliki tebing bebatuan alami. Bebatuan ini seperti tumpukan batu yang tertata rapi mengelilingi air terjun Cikuluwung.
Tarif masuk ke Curug Cikuluwung sebesar Rp20.000/orang dan juga tersedia sewa ban pelampung dengan tarif sebesar Rp35.000/orang. Jam buka curug ini dari pukul 07.00 s/d 17.00 WIB.
3. Curug Seribu
Meski namanya Curug Seribu, bukan berarti ada seribu air terjun di sini. Keistimewaan objek wisata yang berlokasi di Gunung Bunder, Kabupaten Bogor ini adalah ketinggian air terjunnya yang kurang lebih 100 meter.
Airnya cukup jernih disertai pemandangan sekeliling yang hijau dengan pepohonan yang rimbun. Meski lokasinya jauh dari pusat kota, Curug Seribu layak didatangi wisatawan untuk menyegarkan pikiran.
Curug Seribu memiliki debit air yang cukup deras sehingga para pengunjung wajib berhati-hati saat bermain di curug ini. Harga tiket masuk ke sana sangatlah terjangkau, hanya Rp15.000/orang dengan harga tiket parkir motor sebesar Rp5.000 dan Harga tiket mobil sebesar Rp10.000.
4. Curug Cigamea
Curug Cigamea adalah salah satu curug yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tepatnya di daerah Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Dengan ketinggian air terjun sekitar 50 meter, Anda sudah bisa mendengar suara gemuruh air dari kejauhan.
Curug ini juga memiliki kolam yang cukup luas sehingga para pengunjung dapat berendam menikmati dinginnya air terjun dan keindahan Curug Cigamea. Jika ingin berkunjung, pengunjung akan dikenakan tarif sebesar Rp10.000/orang. Sementara, tiket parkir untuk motor sebesar Rp5.000 dan mobil sebesar Rp10.000.
5. Curug Love
Curug Love adalah salah satu wisata air terjun yang berada di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Curug ini memiliki keunikan warna airnya yang biru dan jernih dibandingkan curug lainnya.
Dirangkum dari barawansel.com, Curug Love dulunya bernama Curug Leuwi Cateng dan saat ini berubah nama menjadi Curug Love karena aliran curug ini menyerupai bentuk hati. Bentuk hati itu berasal dari bebatuan yang terbelah di tengah.
Curug love juga memiliki pemandangan seperti Green Canyon sehingga banyak pengunjung senang untuk mengabadikan momen di curug ini. Harga tiket ke objek wisata ini ini sebesar Rp10.000/orang, sedangkan untuk parkir kendaraan roda dua sebesar Rp5.000 dan mobil sebesar Rp10.000.
6. Curug Ciherang
Curug Ciherang adalah salah satu Curug yang terkenal di daerah Bogor. Curug ini terletak di Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kota Bogor, Jawa Barat. Curug Ciherang memiliki ketinggian kurang lebih 30 meter dengan aliran air yang cukup deras.
Curug ciherang juga memiliki spot foto menarik, yaitu rumah pohon. Curug ini juga dilengkapi jembatan gantung sehingga dapat menikmati sisi lain dari curug yang lebih asri. Mitosnya, berkunjung ke curug ini akan cepat mendapatkan jodoh sehingga banyak juga pengunjung yang memanfaatkan moment ini.
Jika anda ingin berkunjung ke Curug Ciherang anda akan dikenakan tarif sebesar Rp20.000/orang. Untuk parkir motor dikenakan tarif sebesar Rp5.000 dan mobil Rp10.000.

Sabtu, 29 Juni 2019

Wonderful Indonesia Diperkenalkan ke Kota Tianjin dan Nanjing

Wonderful Indonesia Diperkenalkan ke Kota Tianjin dan NanjingKementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperluas pasar Wonderful Indonesia di kancah internasional. Bersama Tuniu, Wonderful Indonesia mengunjungi Second Tier City di Tiongkok, yaitu Tianjin dan Nanjing. Konsep yang dijalankan adalah consumer selling Wonderful Indonesia Roadshows. Kegiatan tersebut dilaksanakan serentak, 23-24 Juni 2019.

Kota Tianjin berada di bagian timur Tiongkok. Jaraknya hanya satu jam dari Kota Beijing. Sedangkan Kota Nanjing berjarak satu jam dari Kota Shanghai. Pertumbuhan ekonomi di dua kota ini cukup menjanjikan. Hal ini mendukung kemampuan masyarakatnya untuk bepergian ke luar negeri.
Menurut Asisten Deputi Pemasaran II Regional I Kementerian Pariwisata Visensius Jemadu, mengatakan China merupakan market penyumbang outbound terbesar di dunia. Angkanya mencapai 150 juta outbound pada tahun 2018.
"Hal ini berdampak kepada negara-negara Asia Tenggara. Apalagi Indonesia. Karena, kedatangan wisman Tiongkok ke Asia Tenggara mencapai 2 juta wisman dalam dua tahun terakhir ini. Walaupun angka tersebut cukup besar, namun kita hanya mendapat 1.4% saja dibandingkan dengan total outbound Tiongkok ke seluruh dunia," papar Vinsensius Jemadu, Kamis (27/6).
Pada tahun 2018 wisman Tiongkok termasuk dalam market penyumbang wisman terbesar di Indonesia. Sekitar 14% share terhadap total kunjungan 15.8 juta wisman. Tahun 2019 Kementerian Pariwisata memproyeksikan kunjungan wisman Tiongkok sebesar 2.8 juta wisman.
"Fokusnya pada kegiatan Hard Selling. Salah satunya Joint promotion dengan Wholesaler dan Maskapai. Mereka kita ajak memasarkan paketpaket wisata 10 Destinasi Prioritas dan 10 Destinasi Branding. Termasuk, BatamBintan yang menjadi tujuan wisata tourism hub," ujarnya.
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II, Nia Niscaya, mengaku telah membangun kerjasama dengan wholesaler lainnya dan maskapai.
"Semua kita rangkul. Baik maskapai dalam negeri maupun maskapai berbendera asing. Mereka kita ajak melakukan joint promotion bersama baik Offline Event ataupun Online Events di masing-masing website wholesalers/maskapai. Melalui Wonderful Indonesia Roadshows ini, diharapkan masyarakat Tiongkok dapat mengenal dan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia," paparnya.
Itulah juga alasan Kemenpar menggandeng Tuniu, sebagai online travel pertama di Tiongkok. Tuniu lebih memfokuskan pada penjualan paket-paket wisata leisure ke luar negeri.
Pada kegiatan promosi ini, Tuniu bersama Kementerian Pariwisata telah menyiapkan beberapa program-program menarik, game interaktif serta doorprize wonderful trip ke Bali untuk dua pemenang.
Sedangkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, mengaku senang Wonderful Indonesia semakin diperluas.
"Jangkauannya sekarang semakin banyak. Karena, Wonderful Indonesia sudah masuk ke Second Tier City di Tiongkok, yaitu Tianjin dan Nanjing. Kita berharap jangkauannya lebih banyak lagi," papar Mantan Dirut PT Telkom itu.
Untuk tahun 2019, Menpar telah menetapkan tiga senjata utama untuk memenuhi target kunjungan 20 juta wisman. Diantaranya, Ordinary Efforts terdiri dari Branding, Advertising dan Selling. Kemudian Extra Ordinary Efforts yakni program insentif airlines, program Hotdeals dan Competing Destinations Models (CDM). Dan yang terakhir Super Extra Ordinary Effords terdiri dari Border Tourism, Tourism Hub dan Low Cost Terminal.
"Berdasarkan data kunjungan wisman yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik, 75% turis datang ke Indonesia melalui pesawat udara. Namun, sampai saat ini Indonesia masih kekurangan seat capacity. Sehingga program Tourism Hub berkolaborasi dengan Singapura sangat tepat diterapkan didukung dengan tersedianya seat capacity ke seluruh dunia dari Bandara Changi di Singapura terutama penerbangan dari Singapura ke Tiongkok," katanya.

Selasa, 25 Juni 2019

Dolo Dolo Dipukul, Festival Teluk Jailolo 2019 Resmi Digelar

Dolo Dolo Dipukul, Festival Teluk Jailolo 2019 Resmi DigelarKemeriahan hadir di Halmahera Barat, Maluku Utara. Penandanya adalah mulai digelarnya Festival Teluk Jailolo (FTJ) 2019. Event ini resmi dibuka, Senin (24/6).

Peresmian dilakukan Bupati Halmaheras Barat Danny Missy dengan pemukulan Dolo Dolo. Event ini akan berlangsung hingga 29 Juni mendatang.
Pembuakaan Festival Teluk Jailolo diwarnai dengan sejumlah atraksi. Ada Tari Timson FTJ, Saloi Dance, Tarian Dari Desa Worat-worat, dan Tarian Selendang dari Tidore.
Bupati Halmahera Barat, Danny Missy mengatakan, masyarakat Halmahera Barat masih menghargai kekayaan khasanah budaya atau kearifan lokal. Hal ini dijaga secara turun temurun di pegang oleh masyarakat.
"Yang kita punya hanya warisan budaya para leluhur dan panorama alam yang menjanjikan, ini menjadi modal kita untuk menarik orang guna berkunjung ke Jailolo, Halmahera Barat, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucap Danny Missy.
Menurutnya, Pemkab Halbar menargetkan 10 ribu kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara di 2019. Untuk itu, perbaikan infrastruktur jalan dilakukan. Termasuk pembenahan amenitas guna memudahkan para wisatawan.
"Kita juga bersama pihak KPLP Ternate dan Jailolo juga melakukan kerja sama di bidng trasportasi laut, yakni menjrunkan harga tiket Kapal sehingga bisa menarik lebih banyak lagi orang untuk berkunjung ke Halmahera Barat," ungkapnya.
Festival Teluk Jailolo mengusung tema Pesona Budaya Kepulauan Rempah. Sebagai awal kegiatan, dilakukan ritual Sigofi Ngolo. Atau, tradisi bersih laut dan tabur bunga. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon izin kepada leluhur. Agar diberikan kelancaran selama festival berlangsung. Ritual dilakukan masyarakat dengan berziarah ke Pulau Babua.
Selain ritual Sigofi Ngolo, deretan event sudah menanti di Festival Teluk Jailolo. Seperti Halbar Expo, Jailolo Kicthen atau Eksplorasi Kebun Rempah di Desa Idamdehe Gamsungi, hingga pagelaran seni budaya Halmahera Barat akan ditampilkan di hari pertama pembukaan FTJ 2019.
Festival Teluk Jailolo masuk di 100 Calender of Event (CoE) Wonderful 2019 Kementerian Pariwisata. Menurut Ketua Tim Pelaksana CoE Kemenpar Esthy Reko Astuty, event ini akan menggelar International Photo Week 2019.
"Ada sekitar 19 orang fotografer profesional dari berbagai negara. Mereka adalah peserta Jailolo International Photo Week 2019. Para peserta ini akan diikutkan dalam trip untuk hunting foto selama festival," katanya.
Sedangkan Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani mengatakan Festival Teluk Jailolo sangat kental dengan nuansa budaya.
"Khususnya budaya lokal Halmahera Barat. Meski ada juga budaya Maluku Utara yang ditampilkan. Dan inilah yang membuat festival menarik untuk diikuti. Wisatawan tidak akan bosan, karena ada banyak kegiatan yang akan digeber sejak pembukaan," kata Ricky.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengucapkan selamat atas pembukaan Festival Teluk Jailolo 2019. Menurutnya, inilah bukti budaya yang semakin dilestarik aakan semakin tinggi nilainya.
"Yang ditawarkan Festival Teluk Jailolo adalah kekayaan budaya. Budaya yang tentunya tidak bisa ditemui wisastawan di tempat asalnya. Ini bukti budaya yang dilestarikan akan semakin menjual. Semakin dilestarikan, semakin tinggi nilainya," papar mantan Dirut PT Telkom itu.

Kamis, 13 Juni 2019

Warna-Warni Bunga Celosia di Resoinangun Garden, Pantai Samas

Warna-Warni Bunga Celosia di Resoinangun Garden, Pantai SamasBantul, Yogyakarta punya sejumlah objek wisata pantai yang layak dikunjungi. Salah satunya adalah Samas. Banyak atraksi yang bisa dinikmati di sini, antara lain pantai berpasir hitam, wisata konservasi penyu, laguna Pengklik, atau Mercusuar Patehan. Tetapi yang akan kita bahas kali ini adalah kebun bunga.

Pantai Samas terletak di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Berjarak sekitar 35 kilometer dari pusat kota gudeg, Yogyakarta. Kawasan tersebut dikelilingi kebun bunga. Tepatnya kebun bunga warna-warni yang cantik untuk foto selfie kekinian.

Salah satu kebun bunga yang layak dikunjungi di Pantai Samas adalah Resoinangun Garden. Taman yang satu ini ditata dengan apik, dengan bunga aneka jenis dan warna ditanam rapi membentuk lajur.

Layaknya tempat-tempat Instagramable yang sedang digemari traveler milenial, Resoinangun Garden juga dilengkapi properti foto seperti ayunan, meja kursi di tengah kebun, sepeda berhias bunga, atau gardu pandang yang memungkinkan pengunjung berfoto dengan latar kebun yang luas.

Tanaman yang paling banyak ditanam di Resoinangun Garden adalah bunga matahari dan celosia. Bagi yang kurang akrab dengan celosia, tanaman ini masih sekeluarga dengan bunga jengger ayam, namun bunganya menguncup dan memiliki aneka warna mencolok seperti kuning, merah, dan oranye.

Selain celosia, masih banyak jenis bunga dengan warna-warna cemerlang yang siap menjadi latar foto keren. Antara lain marigold, bunga kertas, dan bunga kancing. Bibit bunganya juga bisa dibeli dan dibawa pulang

Jika ingin mengunjungi Resoinangun Garden atau kebun bunga lain yang ada di Pantai Samas, Anda harus membayar tiket masuk objek wisata pantai seharga Rp5.000,-. Kemudian Anda bakal dikenakan tarif Rp8.000,- untuk masuk ke Resoinangun Garden. Kebun bunga yang lain memiliki tarif masuk yang berbeda.

Waktu kunjungan ke Resoinangun Garden tidak dibatasi. Tetapi kebun baru mulai beroperasi dari jam 06.00 pagi dan tutup pada pukul 19.00. Wisatawan juga dipinjamkan topi lebar sebagai pelindung dari sengatan matahari sekaligus properti 

Jumat, 31 Mei 2019

Ini Kuliner Khas Wonogiri yang Wajib Dicoba saat Mudik

Ini Kuliner Khas Wonogiri yang Wajib Dicoba saat MudikMampir ke suatu kota rasanya tak lengkap kalau belum menjajal kulinernya. Termasuk ketika liburan #PesonaMudik2019. Bila kalian melewati Wonogiri sembari menikmati keindahan alam, sempatkan juga menikmati kulinernya.

"Wonogiri menyimpan berbagai tempat makan yang recommended buat kamu pecinta wisata kuliner. Yang pasti, kulinernya harus kalian coba saat mudik," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Berikut ini ada beberapa rekomendasi tempat kuliner yang ada di Wonogiri.
1. Warung Pak Glinding
Warung Pak Glinding ini salah satu warung paling populer di Wonogiri. Menu andalannya adalah olahan ikan yakni ikan nila dan gurame bakar. Lokasi Warung Pak Glinding di Jalan Raya Wonogiri-Pracimantoro Km 7 selalu terlihat ramai membuktikan soal rasa dan kualitasnya disuka pengunjung.
Hal lain yang menjadi daya tarik warung Pak Glinding ini adalah lokasinya berada di pinggir Waduk Gajah Mungkur membuat kalian betah berlama-lama. Sembari menikmati ikan bakar ditemani semilir angin dari waduk.
2. Filosofi Teh Wonogiri
Kalo kali ini bisa dibilang salah satu tempat nongkrong yang sedang hits di Wonogiri. Filosofi Teh sendiri merupakan kedai teh pertama di Wonogiri. Aneka jenis teh dapat kalian cicipi di kedai ini. Seperti halnya kopi yang memiliki banyak varian jenis, teh ternyata juga memiliki banyak sekali jenis, dan kalian bisa cicipi di kedai Filosofi Teh ini.
Selain ada teh dengan rasa yang kekinian dan pas untuk anak muda, di Filosofi teh ini sendiri juga menyediakan aneka teh herbal untuk menjangkau pula pasar orang tua. Untuk Lokasi Filosofi Teh ini berada di Jl. Nila, Wuryorejo, Kec. Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
3. Rumah Makan Prasmanan Pak To
Tempat kuliner Wonogiri berikutnya adalah Rumah Makan Prasmanan Pak To. Rumah makan ini mengusung menu masakan Jawa. Selain rasanya enak, Rumah makan ini juga terkenal dengan harga makanannya yang murah dan terjangkau semua kalangan.
Dalam pemesanan menu makanan disini kita tinggal mengambil sendiri menunya diatas meja alias prasmanan. Lokasi Rumah Makan Prasmanan Pak To ini berada di dekat kota Wonogiri, lebih tepatnya berada di Jalan Raya Wonogiri - Ngadirojo Km. 4, Kec. Wonogiri.
4. Ayam Panggang Mbok Tiyem
Ayam panggang yang satu ini sudah berdiri dari tahun 1960-an dan menjadi legenda yang masih eksis hingga sekarang. Bukti eksis itu sendiri sudah menjadi jaminan soal kualitas rasa yang dimiliki Ayam Panggang Mbok Tiyem ini.
Kini pengelola warung Ayam Panggang Mbok Tiyem ini sudah beralih ke anak dari mbok tiyem yaitu Sri Wahyuni. Meskipun sudah berganti, tetapi kualitas rasanya tetap terjaga. Lokasi Warung Mbok Tiyem berada di jalan raya Wonogiri-Ponorogo. Tepatnya berada di Desa Sambi, Jatisrono, Wonogiri.
5. Warung Makan Seger Eco
Warung makan di Wonogiri yang juga legendaris dan sudah berdiri sangat lama ini adalah Wagung Makan Seger Eco. Warung makan ini menyajikan menu masakan yang sangat enak dan menyajikan menu menu yang khas dari Wonogiri.
Ada thengkleng ayam kampung, panggang ayam kampung, nasi goreng, bakmi goreng, bakmi godod, cap jae. Tempat makan yang rekomended untuk di coba ini berlokasi di Jl. Nakulo 1/3, Wonokarto, Wonogiri.
6. Bakso Beranak Wonogiri
Salah satu kuliner khas Wonogiri adalah bakso, siapa yang tidak kenal dengan kelezatan bakso asal Wonogiri. Mumpung berada di Wonogiri, kalian harus mencicipi warung Bakso Beranak Wonogiri.
Disebut beranak karena di dalam bakso besar ketika dibelah, terdapat bakso bakso kecil. Untuk rasa tidak usah dipertanyakan lagi, sudah pasti nikmat dan lezat. Lokasi Bakso Beranak Wonogiri berada di Tandurejo, Singodutan, Selogiri, Wonogiri.
7. Bakso Titoti
Berada di Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Giritirto, Bakso Titoti adalah santapan yang ramai pengunjung hampir setiap hari. Pertama kali muncul sekitar tahun 1987 dan hingga sekarang tetap setia menyajikan bakso yang enak.
Berangkat dengan rasa yang enak dan lezat, kini bakso Titoti adalah salah satu bakso terkenal di seantero pulau jawa. Bakso Titoti kini sudah memilki 14 cabang.
8. Soto Kwali Daging Sapi
Wonogiri juga mempunyai kuliner yaitu kuliner soto yang sangat digemari oleh warga Wonogiri. Soto Kwali Daging Sapi berlokasi di Jl. Batu Baturetno, Wonogiri.
Jika ingin mampir di tempat ini jangan sampai telat atau kesiangan karena bisa kehabisan. Pelanggan warung soto ini banyak sekali untuk menikmati soto.
9. Sate Ayam Pak Kabul
Nama Sate Ayam Pak Kabul di Wonogiri telah dikenal sebagai sate ayam yang lezat, berdaging tebal namun empuk dan bumbu meresap sempurna. Bumbu kacangnya berbeda dan rasanya cukup manis dengan bumbu bakar yang meresap.
Ingin mencicipi silahkan datang ke Jalan Salak 3, Gerdu Giripurwo, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Berbeda dengan sate pada umumnya bumbu kacang sate ini dari kacang pilihan. Cara masaknya menggunakan sistem sangrai. Disini juga menyediakan sate kulit, telur, ati yang juga tak kalah enak rasanya.
10. Soto Ayam Kerdukepik
Soto Ayam Kampung & Sapi Adi Gading atau biasa dikenal dengan nama Soto Kerdukepik karena lokasinya berada di daerah Kerdukepik, termasuk soto ayam paling lezat di Wonogiri. Terletak persis di pertigaan jalan Ahmad Yani dan Jalan Panjaitan.
Anda bisa memilih isi soto, bisa campuran daging dan babat atau lainnya. Kuah kaldunya nikmat dengan daging dan babatnya juga segar dan empuk. rekomended banget untuk dicoba.