816Agent
816WIN

Bandar Bola 816agent

Bandar Bola 816agent

Judi Bola

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Prediksi Bola 816Agent

Prediksi Bola

Tampilkan postingan dengan label Gadget/tekno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget/tekno. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Oktober 2019

TNI AU akan Duetkan Jet Tempur Canggih F-16 Viper dan Sukhoi SU-35

TNI AU akan Duetkan Jet Tempur Canggih F-16 Viper dan Sukhoi SU-35

TNI AU bakal memiliki jet tempur canggih buatan Amerika Serikat. Jet tempur itu adalah F-16 Block 72 Viper. Jet tempur ini akan didatangkan bertahap sebagai rencana strategis 2020-2024 mendatang.
Selain mengandalkan F-16 jenis Block 72 Viper, TNI AU juga akan mendatangkan pesawat jenis Sukhoi 35 dari Rusia. "Selain itu, juga kita akan ditemani pesawat dari timur, Sukhoi 35 juga sedang proses," kata Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.
Indonesia memang sudah memiliki 33 jet tempur F-16 Fighting Falcon dari berbagai tipe. Namun F-16 Block 72 Viper adalah tipe terbarunya. Berikut kecanggihan F-16 Block 72 Viper dan Sukhoi SU-35 yang akan dimiliki TNI AU:

Tipe Terbaru F-16 Fighting Falcon

Sekitar tahun 2012, Lockheed Martin, perusahaan pembuatan F-16 Fighting Falcon meluncurkan tipe terbaru jet tempur ini. Tipe baru ini dijuluki "Viper". F-16 Block 70/72 merupakan produksi F-16 yang terbaru dan tercanggih, karena menggabungkan berbagai kapabilitas dari tipe F-16 sebelumnya.

Dilengkapi Radar Canggih

F-16 Block 70/72 memiliki radar APG-83. Radar di pesawat termasuk dalam Active Electronically Scaned Array (AESA) atau radar Array. Selain itu, beberapa teknologi di F-16 Block 70/72 juga terbaru dan tidak tersedia di tipe-tipe Block F-16 lainnya.
Radar mampu melacak 20 target secara bersamaan, mampu menghasilkan peta radar aperture sintetis dengan resolusi tinggi, memiliki jangkauan hingga 160 mil laut dari target darat hingga operasi mode udara-ke-udara dan udara-ke-permukaan yang menjadi satu. Radar Array juga mampu melacak target jarak jauh dari udara.
Kemampuan operasionalnya makin ditingkatkan, dengan datalink canggih, Pod penargetan dan senjata. Kemudian Navigasi GPS presisi dan Automatic Ground Collision Avoidance System (Auto GCAS).

Pilot Dilengkapi dengan Joint Helmet Mounted Cueing System II

Pilot F-16 Block 70/72 akan dilengkapi dengan Joint Helmet Mounted Cueing System II (JHMCS II). Dengan JHMCS II, pilot bisa mengarahkan senjata dan sensor hanya dengan memutar kepalanya.
Teknologi ini berfungsi karena data-data taktis yang selalu tersedia di jet tempur utama. Data-data tersebut bisa membantu pilot saat dalam keadaan kritis sekalipun.
Dalam situasi yang kritis, pilot masih bisa membidik dan tidak perlu melihat ke tampilan kokpit untuk mendapatkan data yang dibutuhkan.
JHMCS II adalah sistem digital yang menggabungkan pelacak inersia optik hybrid terbaru. Selain itu, JHMCS II juga tidak membutuhkan kokpit magnetic mapping seperti versi sebelumnya.
Kecanggihan JHMCS II menyediakan simbologi warna, pemantauan dan deteksi, dan peringatan G-LOC. Simbologi warna meningkatkan pengenalan langsung pilot dengan target dan ancaman yang tidak diketahui.

Dilengkapi Sistem Kesadaran dari Ancaman

F-16 Block 70 juga dilengkapi dengan sistem teknologi canggih yang bisa disesuaikan. Sistem ini mendukung Integrated Radar Warning Receiver (RWR). Artinya, F-16 Block 70 memiliki teknologi yang sadar akan ancaman RF dan sistem penanggulangan elektronik (ECM).

Senjata Canggih F-16 Block 70/72

Jet tempur ini juga dilengkapi dengan senjata canggih. Dimulai dari sistem target dengan AAQ-33 Sniper Advanced Targeting Pod, AAQ-28 Litening II Advanced Targeting Pod, hingga AAQ-32 Integrated FLIR Targeting System.
Kemudian Roket atau Senjata Pod, yang terdiri dari roket MK-4, MK-66 2.77-in, APKWS Laser 2.75-in, MK-4, MK-66 2.77-in, roket pod LAU-68/131 dan LAU-3A/5003.

Senjata Udara ke Udara dan Udara ke Daratan

F-16 Block 70/72 dilengkapi dengan senjata udara ke udara dan udara ke daratan. Rinciannya, untuk senjata udara ke daratan seperti AGM-65 Maverick/AGM-65 Laser Maverick, AGM-142B Have Lite dan AGM-88 HARM.
Kemudian senjata udara ke udara, seperti IRIS-TAIM-9N/P Sidewinder, AIM-9L/M/S Sidewinder dan AIM-9X Sidewinder, AIM-7F/M Sparrow, AIM-120A/B AMRAAM dan AIM-120C/D AMRAAM.

Radar Canggih Sukhoi SU-35

Seperti F-16 Block 70/72, Sukhoi SU-35 juga memiliki sistem radar canggih. Radar tersebut dilengkapi dengan Irbis, antena phased array (gelombang radio yang dapat diarahkan secara elektronik tanpa menggerakkan antena yang memiliki kemampuan unik dalam mendeteksi target di jarak sangat jauh.
"Dalam hal karakteristik, radar ini mirip dengan yang di F-22. Irbis dapat mendeteksi target yang mendekat dari jarak 350 hingga 400 kilometer. Di jarak tersebut, Su-35 juga dapat melihat kapal induk. Pada jarak 150 sampai 200 kilometer dapat melihat jembatan kereta api. Di jarak 100 hingga 120 kilometer perahu motor, dan di jarak 60 hingga 70 kilometer sistem misil taktis yang bergerak atau sejumlah kendaraan lapis baja dan tank," kata Vadim Kozyulin, profesor di Akademi Ilmu Militer Rusia.

Mampu Mengangkut Banyak Bom

Su-35 juga menggunakan mesin pesawat buatan Rusia, AL-41F-1S, yang tidak hanya memberikan mesin kecepatan dan kemampuan bermanuver hebat, tapi juga kemungkinan untuk menyimpan banyak senjata. Secara khusus, Su-35 dapat terbang dengan delapan ton bom dan misil berpresisi tinggi.
Su-35 memiliki 12 suspension hitches untuk menyimpan misil dan bom udara berpresisi tinggi ini. Ada dua hitches di ujung sayap untuk menampung wadah dengan sistem peperangan elektronik. Jet tempur dilengkapi dengan seluruh koleksi misil dan bom udara berpresisi tinggi.

Pesawat yang Diatur Komputer

Jet Sukhoi SU-35 tidak memiliki peralatan navigasi tradisional yang dilengkapi panah penunjuk. Sebagai gantinya, ada dua penampil kristal cair (liquid crystal display atau LCD) guna memberikan semua informasi yang pilot butuhkan dalam format picture in picture.
Selain itu, aktuator hidrodinamik dari sistem tenaga Su-35 diganti dengan yang bertenaga listrik, yang menurut para pembangunnya tidak hanya mengurangi luas dan berat, tapi juga membantu memperkenalkan sistem panduan jarak jauh paralel dari mesin.
"Secara praktik, ini berarti peran pilot semakin berkurang. Komputerlah yang menentukan pada kecepatan berapa dan cara apa mesin akan menemukan targetnya, dan pada momen apa ia akan membuat senjata dapat digunakan oleh penerbang," kata Vadim Kozyulin, profesor di Akademi Ilmu Militer Rusia.

Rabu, 16 Oktober 2019

Mobil Listrik Buatan SMK di Kudus Bisa Melaju 60 Km Per Jam

Mobil Listrik Buatan SMK di Kudus Bisa Melaju 60 Km Per Jam

Pelajar SMK NU Ma'arif Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengembangkan mobil listrik sebagai salah satu bentuk pembelajaran di sekolah, dalam menyongsong era Revolusi Industri 4.0. Hal ini sekaligus merespons komitmen pemerintah yang mendorong pengembangan industri mobil listrik dalam negeri.
"Kami ingin menyiapkan siswa didik di SMK NU Ma'arif siap menghadapi era revolusi industri, salah satunya terkait keinginan pemerintah mewujudkan kendaraan bertenaga listrik yang lebih ramah lingkungan," kata Kepala Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) SMK NU Ma'arif, Masrukin di Kudus, Selasa (15/10).
Harapannya ketika menghadapi tahun 2020 bertepatan dengan semakin banyaknya kendaraan listrik, lulusan SMK NU Ma'arif Kudus sudah siap diserap pasar, terutama yang membutuhkan lulusan yang menguasai kendaraan listrik.
Dia mengungkapkan proyek mobil listrik ini juga sebagai tindak lanjut amanat dari Direktorat Kementerian Pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran sekolah dengan model STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).
Dalam membuat mobil listrik, katanya, pihaknya melibatkan guru dan pelajar dari berbagai jurusan, mulai dari guru matematika, fisika, kimia, dan teknik gabar desain karena model STEM memang melibatkan banyak pihak.
"Kami melibatkan kelas industri, mekanikel, serta elektrikel secara bergiliran yang dibagi per kelompok untuk menyelesaikan proyek pengembangan mobil listrik tersebut," ujarnya.
Karena masih dalam tahap riset, mobil yang sudah bisa dioperasikan tersebut masih menggunakan baterai basah dan belum menggunakan baterai kering yang tetap bisa diisi ketika energi listriknya benar-benar habis.
Mobil listrik yang dirancang tersebut dipersenjatai dengan motor listrik bertenaga 75 tenaga kuda.
"Untuk sementara kecepatan mobil listrik yang menggunakan bodi mobil hatchback keluaran Eropa tersebut, hanya berkisar 60 kilometer per jam. Namun masih bisa ditingkatkan hingga kecepatan 100 kilometer per jam," ujarnya.
Dia juga tengah merancang mobil tersebut dengan kapasitas baterai yang terpasang nantinya bisa menempuh jarak sekitar 200 kilometer.
Selain membuat mobil listrik, SMK NU Ma'arif Kudus juga akan membuat charging untuk mobil listrik, agar bateranya lebih tahan lama dan awet sehingga daya listriknya tetap stabil.
"Untuk merealisaiskannya, tentu berkolaborasi juga dengan berbagai disiplin ilmu," ujarnya.
Selanjutnya, pihak sekolah akan membuat beberapa unit mobil listrik, guna kepentingan mobilisasi sekolahnya serta tidak menutup kemungkinan untuk masyarakat sekitar.
Terkait biaya perakitan mobil listrik, diperkirakan menghabiskan anggaran hingga Rp 60-an juta dengan pemanfaatan baterai kering, sedangkan menggunakan baterai jenis lithium bisa mencapai Rp 100 juta.
"Jangka panjang juga akan dilengkapi panel solar cell di atas mobil untuk memenuhi sebagian pengisian baterai," ujarnya.
Untuk memodifikasi mobil berbahan bakar bensin menjadi mobil listrik, dibutuhkan waktu satu bulan, sedangkan untuk risetnya membutuhkan waktu hingga beberapa bulan.

Sabtu, 12 Oktober 2019

Apple Segera Rilis Headset Augmented Reality?

Apple Segera Rilis Headset Augmented Reality?

Apple disebut segera merilis aksesoris berbasis Augmented Reality atau AR untuk iPhone. Hal ini diungkap dalam laporan terbaru oleh analis Apple Ming Chi Kuo di 9to5Mac.
Headset ini telah disebut akan segera diproduksi masal pada akhir 2019 ini, dan akan jadi semacam kacamata yang menampilkan informasi dalam bentuk AR, dari sumber iPhone.
Kuo menyebut bahwa Apple akan bermitra dengan perusahaan pihak ketiga untuk merilis aksesoris AR ini. Kuo sendiri tidak menyebut detil apakah headset ini berupa kacamata atau headset. Yang jelas, ia menyebut bahwa ini adalah "perangkat AR yang dipasang di kepala."
Kuo memprediksi bahwa aksesori Apple ini akan hadir di kuartal kedua tahun 2020 mendatang. Jika prediksi ini benar, maka headset ini akan diumumkan berbarengan dengan iPhone 12 Series, iPad, dan Apple Watch, di bulan Oktober 2020.

Prediksi Kuo Soal iPhone

Selain soal Headset berbasis AR, Kuo juga memberi prediksinya soal iPhone terbaru untuk tahun depan. Kuo yang kerap memberi prediksi akurat, menyebut bahwa iPhone tahun depan akan membawa desain yang lebih 'tebal.'
Melansir pernyataan Kuo yang dikutip Phone Arena, disebut bahwa iPhone 2020 akan mengadopsi tampilan lebih kotak dengan kerangka logam dan aneka desain dalaman yang lebih kompleks.
Hal ini disebut akan membuat iPhone 2020 akan punya nuansa yang serupa dengan iPhone 4.
Selain soal desain, disebut juga bahwa iPhone SE2 juga akan diperkenalkan.
Kuo juga menyebut bahwa Apple kini sedang dalam proses pengembangan iPhone SE2. Konsep dari iPhone ini adalah penggabungan antara dua model yang ada, yakni iPhone 8 untuk desain, dan hardware milik iPhone 11.
Soal desain, kemungkinan iPhone SE2 akan mengusung bingkai alumunium yang dipadu sentuhan kaca, minus kemampuan pengisian daya nirkabel. Lagi-lagi, untuk membuat iPhone ini tetap terjangkau.

iPad dan MacBook Canggih

Selain iPhone, Kuo menyebut bahwa Apple juga akan memperkenalkan iPad dan MacBook dengan layar yang canggih. kedua perangkat ini akan tersemat layar canggih baru bernama Mini LED.
Apple sebelumnya memperkenalkan layar canggih yang diperkirakan serupa dengan Mini LED ini yakni Pro Display XDR Apple, monitor canggih Apple yang akan menemani MacPro. Perbedaannya menurut Kuo, monitor ini hanya memiliki 576 LED, sementara iPad dan MacBook baru tahun depan, akan memiliki 10.000 LED.
Mini LED sendiri adalah salah satu dari beberapa teknologi layar, di samping OLED dan juga Micro LED, yang tentunya ingin tembus menjadi standar baru untuk konsumen elektronik.
OLED sendiri sebenarnya sudah baik, namun deretan masalah burn-in atau piksel mati di perangkat layar lebar membuat OLED jadi lemah di perangkat besar seperti iPad atau MacBook. MicroLED sendiri masih belum terlalu berkembang dengan sempurna. 

Sabtu, 05 Oktober 2019

“Saya belum pernah punya drone sebelumnya — tapi drone ini sempurna untuk saya!”

main

Ini Penemuan Paling Hebat 2019...

Bayangkan punya drone mini di dalam kantung Anda dan menggunakannya untuk berjuta-juta kegunaan mulai dari mengambil swafoto luar biasa sampai merekam video HD kehidupan sehari-hari Anda. Nah, ini benar-benar bisa terjadi! Dengan beberapa klik tombol, Anda dapat menerbangkan DroneX Pro dari ponsel Anda. Siapa pun dapat melakukannya. Banyak yang menggunakannya untuk memotret “swafoto terhebat” dan hasilnya benar-benar menakjubkan.
Para pakar setuju bahwa drone ini kemungkinan akan mengubah industri drone selamanya.
Drone X Pro menggunakan teknologi yang sama dengan yang digunakan merek-merek mahal tetapi harganya jauh lebih rendah. Karena itu drone ini menjadi salah satu drone paling laris terjual di seluruh dunia. Minggu lalu, lebih dari 55.000 unit terjual dan permintaan terus naik. Bahkan produsennya amat terkejut dan mengumumkan bahwa setelah persediaan saat ini habis, mereka belum bisa mengirim lagi sampai awal tahun 2019.\
Dengan Drone X Pro Anda dapat mengambil Foto dan Video HD Luar Biasa dalam petualangan Anda mendatang. Drone ini mempunyai semua kemampuan yang diperlukan untuk memuaskan para profesional, tetapi amat sederhana untuk diterbangkan dan dikendalikan, bahkan untuk pemula yang benar-benar baru.

Apa yang membuat DroneX Pro amat revolusioner?

Drone X Pro dirancang oleh dua ahli teknik yang mencintai drone. Mereka menemukan bahwa drone yang mereka punyai berat, amat sulit diterbangkan dan sulit untuk dibawa perjalanan.
Jadi, mereka merancang drone ultrakompak, ringan dan mudah diterbangkan ini tanpa sama sekali mengorbankan segala keunggulan dari sebuah model top
DroneX Pro amat memudahkan menangkap momen.
Drone ini dilengkapi dengan pemotretan kamera terprogram, seperti bumerang dan pemotretan asteroid, jadi mereka yang paling tak punya pengetahuan teknis sekali pun dapat tetap menghasilkan rekaman berkualitas profesional cukup dengan menekan satu tombol.
Hasil dari keunggulan rekayasa teknik dan desain, Drone X Pro dibuat untuk bisa mendampingi ke mana pun petualangan membawa Anda. Mewarisi keunggulan-keunggulan terbaik pada seri DroneX, drone ultraportabel dan dapat dilipat ini memiliki kemampuan terbang kelas tinggi dan fungsionalitas untuk penjelajahan tanpa batas.

Kesimpulan: Apakah layak?

Drone berkualitas semacam ini dengan harga serendah ini membuat kita pasti mengatakan ya! Pikirkan saja foto-foto dan video hebat yang dapat Anda ambil dengan Drone X Pro. Bahkan sekadar bersenang-senang menerbangkan sebuah drone sudah membuat ini layak. Apabila Anda belum pernah menerbangkan Drone, maka inilah saat Anda harus memulai!

Rabu, 24 Juli 2019

Jaringan Seluler di Korea Utara Ditangani Huawei?

Jaringan Seluler di Korea Utara Ditangani Huawei?Huawei dilaporkan membantu Korea Utara membangun dan memelihara jaringan seluler komersial.

Mengutip Washington Post, Selasa (23/7), Huawei bermitra dengan perusahaan milik negara, Panda International Information Technology.
Kemitraan tersebut, menurut sumber dan dokumen internal Huawei yang diterima Washington Post, telah berlangsung selama setidaknya delapan tahun dan menangani sejumlah proyek di Korea Utara.
Laporan ini memunculkan pertanyaan apakah Huawei melanggar aturan kontrol ekspor Amerika lantaran Huawei membantu Korea Utara dengan perangkat-perangkat yang komponennya menggunakan teknologi Amerika.
Mei 2019 Huawei masuk ke dalam daftar hitam di Amerika dengan alasan keamanan nasional. Hal ini berimbas pada larangan bagi sejumlah perusahaan Amerika untuk menjual komponen ke Huawei tanpa izin khusus.
Namun pada Juni 2019 Donald Trump berujar, perusahaan-perusahaan Amerika dapat melanjutkan kembali penjualan komponen ke Huawei.
Terkait laporan kemitraan dengan Korea Utara ini, Huawei tidak berkomentar banyak, tetapi hanya mengatakan "tidak ada aktivitas bisnis" di Korea Utara.

Kamis, 18 Juli 2019

Begini Spesifikasi Lengkap dan Harga Samsung Galaxy A80

Begini Spesifikasi Lengkap dan Harga Samsung Galaxy A80Samsung resmi memperkenalkan Galaxy A80 di Indonesia. Salah satu keunggulan smartphone baru mereka ini adalah rotating triple camera. Sederhananya, kamera belakang Galaxy A80 ini akan berputar ketika pengguna melakukan swafoto.

Selain itu, dari sisi kameranya dilengkapi fitur lain seperti Video Super Steady dan Video Bokeh.
Nah, bagaimana dengan spesifikasi lainnya?
Samsung Galaxy A80 punya display sebesar 6.7 inch dilengkapi dengan super AMOLED dan infinity display.
Lalu untuk dukungan prosesornya, Galaxy A80 ini memakai Snapdragon 730G dengan dibekali teknologi AI. Selain prosesor yang mumpuni, smartphone baru milik Samsung ini juga dipacu dengan RAM sebesar 8GB dan ROM 128 GB.
Soal operating sistem, Galaxy A80 ini menggunakan Android 9.0 atau Android Pie. Baterainya memiliki kapasitas 3.700 mAh plus super charging.
Soal kamera, triple kamera yang dibenamkan di Samsung Galaxy A80, terdapat tiga macam kamera. Pertama, kamera utama. Kamera utama Samsung Galaxy A80 dibekali dengan 48 MP. Dengan resolusi kamera tersebut, diharapkan dapat menghasilkan gambar yang berkualitas. Kemudian pada kamera keduanya, Ultra wide kamera dengan resolusi 8MP. Lalu, ditambah juga 3D Depth Camera.
"Kualitas foto mau diambil dari depan atau belakang, sama bagusnya. Seperti smartphone premium lainnya milik kami," kata Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant saat acara peluncuran Galaxy A80 di Half Patiunus, Bilangan Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (17/7).
Lantas berapa harganya? Samsung membanderol Galaxy A80 Rp 9.499.000. Untuk warna, Samsung Galaxy A80 punya tiga pilihan yakni Phantom Black, Angel Gold, dan Ghost White.
Produk ini bisa dibeli konsumen mulai tanggal 18 Juli 2019. Khusus event consumer launch Galaxy A80, Samsung memberikan penawaran khusus berupa Galaxy friends edisi Blackpink. Bagaimana tertarik?

Senin, 15 Juli 2019

OPPO Bangun Pusat R&D Baru di China

OPPO Bangun Pusat R&D Baru di ChinaOPPO melakukan peletakan batu pertama pendirian pusat penelitian dan pengembangan baru di Kota Chang'an, Dongguan, Provinsi Guangdong, China. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat dan meningkatkan penelitian dan pengembangan inovasi teknologi smartphone secara global.

Pusat Litbang OPPO di Kota Changan juga akan berfungsi sebagai area pengembangan kawasan teluk antara Guangdong Hong Kong Makau yang nantinya diperkirakan akan menampung 5.000 tenaga penelitian dan pengembangan setelah selesai dibangun.
Wakil Presiden OPPO, Eric Zhu menjelaskan, "Kami sangat senang secara resmi akan membangun pusat Litbang baru OPPO di Kota Changan yang akan memainkan peran strategis perusahaan dalam upaya melakukan penelitian dan pengembangan serta meningkatkan kemampuan teknologi dan mempercepat implementasi inovasi teknologi pada produk kami selanjutnya. "
"Proyek ini akan dibangun dengan standar tertinggi industri dan kami tidak akan menyia-nyiakan upaya dalam membuat pusat Litbang baru sebagai prakarsa koridor inovasi sains dan teknologi di kawasan Guangzhou-Shenzhen, serta membantu meningkatkan pengembangan poros Guangdong-Hong Kong-Makau Greater Bay Area," tambah Zhu.
OPPO akan menghabiskan 10 miliar RMB (sekitar 1,46 miliar US$) untuk upaya pengembangan Litbang di tahun ini. Pusat Litbang baru OPPO akan bertanggung jawab atas usaha pengembangan dan penelitian, desain dan pengujian berbagai perangkat cerdas, termasuk smartphone dan produk IoT. Upaya ini akan mendukung misi OPPO kedepan dalam menyediakan perangkat dan layanan canggih untuk era konektivitas cerdas.

Sabtu, 13 Juli 2019

Cara Antisipasi Malware yang Menyamar jadi WhatsApp Android

Cara Antisipasi Malware yang Menyamar jadi WhatsApp AndroidCSebuah malware terbaru bernama Agent Smith baru-baru ini dilaporkan menyerang banyak perangkat Android. Tak tanggung, disebut malware ini telah menyerang 25 juta perangkat.

Malware ini diketahui menggantikan aplikasi yang dipasang perangkat Android dengan versi berbahaya berisi iklan.
Perusahaan keamanan Israel Check Point yang menemukan malware ini menyebut Agent Smith mengeksploitasi beragam kelemahan di Android.
Setelah itu, malware ini menggantikan aplikasi yang terpasang di perangkat pengguna tanpa diketahui. Lantas, bagaimana cara mencegah menjadi korban malware Agent Smith?
Dikutip dari blog resmi Check Point via Tekno Liputan6.com, salah satu cara agar tidak menjadi korban malware ini adalah dengan mengunduh aplikasi dari toko resmi atau terpercaya.
Alasannya, malware Agent Smith kebanyakan berasal dari unduhan di toko aplikasi pihak ketiga bernama 9Apps. Perlu diketahui, toko semacam itu kerap tidak memiliki fitur keamanan untuk memblokir aplikasi dengan adware.
Sementara untuk perangkat Android yang sudah terinfeksi malware Agent Smith atau pengguna yang ingin mengetahui apakah perangkatnya menjadi korban malware ini, dapat mencoba cara berikut.
  1. Buka Menu Settings
  2. Klik Apps atau Application Manager
  3. Cari aplikasi yang mencurigakan dan hapus
Untuk mengetahui apakah sebuah aplikasi sudah terkena malware Agent Smith, pengguna perlu membukanya terlebih dulu dan mencari kejanggalannya.
Contohnya jika pengguna memiliki WhatsApp yang menampilkan iklan, dapat dipastikan aplikasi itu berbahaya dan perlu dihapus.
Ada pula beberapa aplikasi yang dapat langsung dihapus saat menemukkanya, seperti Google Updater, Google Installer for U, Google Powers dan Google Installer.
Sekadar informasi, Mengutip laman Forbes, kebanyakan korban malware Agent Smith berada di India. Setidaknya ada 15 juta perangkat Android yang terinfeksi. Sementara di AS, ada lebih dari 300 ribu Android terinfeksi, serta 137 ribu perangkat Android terdampak di Inggris.
Selain itu, malware ini menyebar melalui toko aplikasi pihak ketiga 9apps.com yang dimiliki oleh Alibaba. Biasanya serangan dari aplikasi non-Google Play menyasar pada pengguna Android yang ada di negara berkembang.
Hal ini membuat Agent Smith resmi jadi salah satu serangan malware terburuk dalam sejarah Android.

Jumat, 12 Juli 2019

Samsung Bakal Rilis Galaxy Tab S5 dan Galaxy Watch 2 Pada Q3 2019

Samsung Bakal Rilis Galaxy Tab S5 dan Galaxy Watch 2 Pada Q3 2019Samsung diyakini akan mengumumkan sejumlah produk baru pada kuartal III (Q3) 2019, selain seri Galaxy Note 10. Setidaknya ada dua produk baru lainnya, yakni tablet Galaxy Tab S5 dan Galaxy Watch 2.

Dilansir GSM Arena, Jumat (12/7), berdasarkan bocoran jadwal peluncuran produk Samsung, Galaxy Tab S5 akan menyambangi toko-toko pada Q3 2019. Pengumumannya kemungkinan pada Agustus 2019.
Sesuai namanya, Samsung Galaxy Tab S5 akan menjadi suksesor Tab S4 yang diumumkan pada Agustus tahun lalu. Tablet ini dilaporkan akan disokong prosesor Snapdragon 855.
Selain itu, smartwatch terbaru Samsung juga akan hadir pada periode yang sama. Galaxy Watch 2 akan memiliki dua ukuran, 40mm dan 44mm. Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Samsung tentang waktu peluncurannya. Semakin dekat dengan waktu pengumuman, biasanya akan kian banyak bocoran yang beredar.
Lebih lanjut, seri Galaxy Note 10 sendiri dilaporkan akan memiliki perubahan yang cukup drastis dibandingkan Note 9. Untuk tahun ini, Samsung akan merilis dua varian Galaxy Note, yakni Note 10 dan Note 10 Pro.
Menurut laporan, Galaxy Note 10 dan Note 10 Pro memiliki nomor model SM-N975 dan SM-N976. Namun, hanya Galaxy Note 10 Pro yang akan mendukung jaringan 5G.
Spesifikasi Galaxy Note 10, antara lain layar Dynamic AMOLED 6,4 inci, memori internal 128GB, dan baterai 4.170 mAh.
Sementara varian Pro memiliki layar Dynamic AMOLED 6,8 inci, baterai 4.170 mAh, dan memori internal paling kecil 256GB. Galaxy Note 10 Pro memiliki opsi memori internal hingga 1TB.
Galaxy Note 10 Pro diprediksi hadir dengan prosesor Snapdragon 855 atau Exynos 9825, tergantung wilayah pemasarannya nanti. Smartphone ini memiliki tiga atau empat kamera belakang, dan sensor pemindai sidik jari di dalam layar. Seri Galaxy Note 10 disebut akan menjadi flagship pertama Samsung tanpa headphone jack.