816Agent
816WIN

Bandar Bola 816agent

Bandar Bola 816agent

Judi Bola

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Prediksi Bola 816Agent

Prediksi Bola

Rabu, 01 Juli 2020

Hewan Kurban Masuk ke DIY Harus Dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan

Hewan Kurban Masuk ke DIY Harus Dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengeluarkan aturan hewan kurban dari luar daerah yang akan masuk ke DIY harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Aturan ini dikeluarkan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan kurban yang masuk ke DIY.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan DIY, Arofa Noor Indriani menuturkan aturan keterangan kesehatan hewan juga berlaku bagi hewan dari DIY.
Sementara bagi hewan kurban dari luar DIY, sambung Arofa wajib menyertakan surat keterangan asal ternak dari daerah asal dan surat rekomendasi pemasukan ternak dari Dinas Kabupaten, Kota dan Provinsi pengirim.
Arofa menerangkan aturan hewan kurban harus mengantongi SKKH mengacu pada Surat Edaran (SE) Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan No.0008/2020 tgl 8 Juni 2020 tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi pandemi Covid-19.
"Jadi hewan (kurban) yang masuk ke DIY harus dilengkapi dengan SKKH. Nantinya kami juga berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota dalam melaksanakan pemeriksaan kesehatan hewan melaksanakan pengecekan di tempat penampungan dan pasar hewan," ungkap Arofa, Selasa 30 Juni 2020.
Arofa menuturkan terkait kondisi pandemi Covid-19, pihaknya menyarankan pada masyarakat agar menyembelih hewan kurban di rumah potong hewan (RPH). Arofa menjabarkan untuk penyembelihan hewan kurban di luar RPH harus mendapatkan izin dari dinas terkait.
"Penyembelihan hewan kurban dioptimalkan di RPH, dan kalau di luar RPH harus dilengkapi dengan rekomendasi atau izin atau melapor ke Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan masyarakat veteriner. Ini sesuai SE Bupati setempat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," ungkap Arofa.

Pulang Kerja Naik Angkot, 2 Wanita Jadi Korban Perampokan

Pulang Kerja Naik Angkot, 2 Wanita Jadi Korban Perampokan

Ria Sudi Putri dan Susilawati Ramadhanti, telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak Pasar, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, tepatnya depan gedung Gunadarma. Kejadian itu terjadi pada Minggu, (21/6) sekitar pukul 21.20 Wib.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, kejadian itu terjadi di dalam angkot 41 jurusan Cibinong. Kedua korban saat itu sedang dalam kondisi pulang kerja dari RS Tumbuh Kembang, Cimanggis.
"Depan Universitas Gunadarma, korban minta angkot berhenti karena mau turun. Tetapi tiba-tiba salah satu dari penumpang laki-laki berdiri dan mengancam kedua korban pakai gunting sambil mengatakan 'duduk'. Kemudian korban disuruh tiarap," kata Yusri, Jakarta, Selasa (30/6).
Setelah itu, pelaku Wilson Manalu dan Arnol Sihombing langsung mengambil tas kedua korban dan mengambil barang serta menarik gelang dan anting. Sementara, untuk pelaku lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni Kristian Silalahi (Supir) membawa muter-muter angkot tersebut.
"Korban di suruh tiarap di dalam angkot selama 4 jam dan di bawa muter-muter entah kemana korban tidak hapal jalanya. Setelah tersangka mengambil uang milik korban di ATM, korban diturunkan ke arah Ciampeun, Jalan Mayor Oking, Cibinong," jelasnya.
Saat menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti handphone merk Vivo V19, gunting, gelang rantai, anting serta mobil angkot nomor polisi F 1970 HZ.
"Pasal yang disangkakan Pasal 365 KUHP," tutupnya.

Seekor Penyu Belimbing Mati Terdampar di Sabu Raijua

Seekor Penyu Belimbing Mati Terdampar di Sabu Raijua

Seekor Penyu Belimbing ditemukan tewas di pantai Hairawu, Desa Raedewa, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.
Penyu Belimbing itu ditemukan oleh dua orang warga setempat atas nama Benyamin Bunga dan Apri Zakarias Jingi, Minggu (30/6) Pukul 19.30 Wita.
Kapolres Sabu Raijua, AKBP Jacob Seubelan menjelaskan, Benyamin Bunga dan Apri Zakarias Jingi temukan penyu tersebut terdampar di pinggir pantai, saat pulang memancing.
Sehingga Selasa (30/6), sekitar pukul 13.30 Wita, Sat Intelkam Polres Sabu Raijua melakukan giat penggalangan terhadap warga pesisir pantai Hairawu, berkaitan dengan penemuan Penyu Belimbing yang mati tersebut.
"Bahwa penyu tersebut ditemukan terdampar dipinggir pantai sudah dalam keadaan mati, sehingga atas hal tersebut kedua orang tersebut meminta bantuan beberapa warga yang saat itu ada di pesisir pantai untuk menarik Penyu tersebut ketepi pantai," katanya.
Masih menurut Kapolres Jacob, setelah Penyu tersebut sudah di tepi pantai, Benyamin Bunga kemudian meminta bantuan ke saudarinya bernama Sakina Hia Radja untuk melaporkan temuan itu kepada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sabu Raijua, untuk ditangani lebih lanjut.
"Pada hari Senin tanggal 29 Juni 2020, Sekitar Pukul 12.00 Wita beberapa warga pesisir pantai Desa Raedewa bersama pihak Dinas Kelautan dan Perikanan, yang diwakili oleh Ani Miha Balo, melakukan penguburan terhadap Penyu Belimbing tersebut di pantai Hairawu," ungkapnya.
Sebelum dikuburkan, Dinas Perikanan dan Kelautan melakukan pengukuran dan pemeriksaan terhadap Penyu itu antara lain, Panjang 165 cm, Panjang Karapas 132 cm, Lebar Karapas 91 cm, Panjang Kepala 20 cm, Lebar Kepala 19 cm, Panjang Kaki Depan 73 cm, Lebar Kaki Depan 26 cm, Tinggi Kepala Kurang lebih 20 cm dan Tinggi Punggung 39 cm

KUD di Garut Kebakaran, Berton-ton Gabah Siap Giling Hangus

KUD di Garut Kebakaran, Berton-ton Gabah Siap Giling Hangus

Sebuah bangunan Koperasi Unit Desa (KUD) di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Selasa (30/6) malam, terbakar hebat. Berton-ton gabah siap giling hingga kwintalan beras hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Komandan Koramil Kadungora, Kodim 0611 Garut, Kapten Inf Danzaini mengatakan bangunan KUD yang kebakaran berada di Kampung Cilageni, Desa Karangmulya, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.
"Berdasarkan keterangan dari saksi, kebakaran ini terjadi akibat dari arus pendek listrik di tempat penggilingan padi. Saksi menyebut bahwa kondisi kabel listrik di tempat tersebut memang sudah rapuh," kata Danzaini, Rabu (1/7).
Saat arus pendek terjadi, diduga hal tersebut mengenai gabah yang ada di dalam tempat penggilingan sehingga memunculkan api dan menjalar ke semua bangunan. Beruntung, saat terjadinya kebakaran, lokasi tersebut dalam keadaan sedang tidak ada kegiatan yang melibatkan orang.
"Di dalam bangunan yang terbakar ada sekitar 10 ton gabah siap giling, 3 kwintal beras, 2 mesin gilingan padi dan beberapa perlengkapan lainnya. Semua yang ada di dalam bangunan hangus terbakar, termasuk bangunan KUDnya," ungkapnya.
Proses pemadaman, diakui Danramil sempat terkendala kondisi cuaca. Angin yang berhembus cukup kencang menjadikan kebakaran terus membesar sebelum dua mobil pemadam kebakaran datang ke lokasi melakukan pemadaman.
"Awalnya memang pemadaman dilakukan secara manual oleh kita dari TNI, Polri, bersama warga. Karena angin yang cukup kencang, api malah sempat membesar sehingga melalap beberapa bagian bangunan. Tapi setelah dua mobil pemadam datang, Alhamdulillah api bisa dikendalikan dan padam," sebutnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

Tenaga Medis di Wisma Atlet Gratis Urus SIM

Tenaga Medis di Wisma Atlet Gratis Urus SIM

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar program permohonan surat izin mengemudi (SIM) baru dan perpanjang masa berlaku gratis bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Jakarta pada 3 Juli 2020.
"Kita laksanakan urus permohonan SIM baru dan perpanjang khusus tenaga medis di Wisma Atlet," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi di Jakarta Rabu (1/7).
Sambodo mengatakan pelaksanaan SIM gratis bagi tenaga medis sebagai bentuk apresiasi terhadap petugas garda terdepan penanganan Covid-19.
Dikatakan Sambodo, seluruh tenaga medis di Wisma Atlet yang memiliki syarat permohonan SIM baru maupun perpanjang akan difasilitasi tanpa dipungut biaya.
Syarat yang harus dilampirkan tenaga medis pemohon SIM, yakni kartu tanda penduduk (KTP), syarat batas usia, serta lulus ujian SIM bagi pemohon baru.
Program permohonan SIM A dan C gratis bagi tenaga kesehatan tersebut sebagai bentuk pelayanan "Promoter" dari institusi Polri bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-74 pada 1 Juli 2020.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga melaksanakan program permohonan SIM A dan C gratis sebanyak 200 pemohon baru serta 300 pemohon perpanjangan bagi warga yang berulang tahun pada 1 Juli bertepatan dengan HUT Bhayangkara.
Hal tertuang melalui Surat Telegram Rahasia Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis Nomor: ST/1671/VI/YAN.1.1./2020 tanggal 12 Juni 2020 yang ditandatangani oleh Kakorlantas Irjen Pol. Istiono.

Sepanjang Juni 2020 Ada 667 Gempa Tektonik

Sepanjang Juni 2020 Ada 667 Gempa Tektonik

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Rahmat Triyono, mencatat selama bulan Juni 2020 terdapat 667 gempa tektonik dengan magnitudo dan kedalaman yang bervariasi. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya dilaporkan sebagai bencana.
"Jumlah ini meningkat dibandingkan pada bulan sebelumnya, Mei 2020, sebanyak 557 kali (gempa tektonik),” kata Rahmat dalam keterangannya, Rabu (1/7).
Rahmat menyebut, gempa signifikan terjadi pada bulan Juni sebanyak 16 kali dengan magnitudo lebih dari 5,0. Jumlah ini meningkat pada bulan sebelumnya, sebanyak 13 kali.
Pantauan BMKG selama bulan Juni 2020, gempa merusak sebanyak dua kali. Pertama, gempa Aceh-Sabang pada 4 Juni 2020 lalu dengan kekuatan Magnitudo 4,8 merusak beberapa rumah. Kedua, gempa Maluku dengan kekuatan Magnitudo 6,8 yang terjadi pada tanggal sama. Gempa Maluku merusak ratusan rumah.
“Gempa Magnitudo 6,8 yang terjadi di Maluku Utara ini dipicu oleh subduksi Lempeng Laut Filipina. Kerusakan ratusan rumah terjadi di Pulau Morotai, Maluku Utara,” jelasnya.
Dia melanjutkan, BMKG menganalisis sejumlah gempa tektonik tersebut berada di zona aktif gempa wilayah Aceh-Sabang, Bengkulu, Lampung, selatan Banten dan Jawa Barat, selatan Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumbawa, Sumba, Banda, Palu, Poso, Morowali, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Mamberamo dan Papua.
Sebagai bagian upaya peringatan dini, BMKG mengoperasikan 372 sensor seismograf. Di samping itu, BMKG juga mengoperasikan 590 peralatan penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami yang terdiri dari DVB (205), WRS (70) dan WRS NewGen-Realtime (315) yang dipasang pada 2019.
Sejumlah perangkat bagian dari sistem peringatan dini tersebut dibutuhkan mengingat wilayah nusantara yang berisiko tinggi gempa bumi. Sementara Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) merilis sumber gempa di Indonesia mencapai 295. Sebanyak 242 sumber gempa baru yang teridentifikasi menambah 53 sumber gempa yang sebelumnya terpetakan pada tahun 2010.
Berdasarkan data InaRISK, Indonesia memiliki potensi bahaya gempa bumi dengan kategori sedang hingga tinggi. Wilayah Indonesia yang berpotensi bahaya mencakup lebih dari 52 juta hektar, sedangkan populasi terpapar hingga lebih dari 86 juta jiwa.
Sedangkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat data dari kurun waktu 1 Januari 2020 hingga 29 Juni 2020, kejadian bencana alam sebanyak 1.549 kali. Dari total kejadian, lebih dari 99 persen merupakan bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.
Rincian jumlah kejadian bencana pada kurun waktu tersebut yakni banjir 620 kejadian, puting beliung 425, tanah longsor 330, kebakaran hutan dan lahan 139, gelombang pasang atau abrasi 21, gempa bumi 10, erupsi gunung api 3 dan kekeringan 1.

Masjid Berjalan di Aceh Jadi Alternatif Tempat Ibadah Saat Pandemi

Masjid Berjalan di Aceh Jadi Alternatif Tempat Ibadah Saat Pandemi

Di Aceh, truk yang disulap menjadi masjid. Hal ini menjadi sebuah alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas beribadah lengkap di tempat publik saat pandemi.
Mobil Masjid dibangun atas inisiasi Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), dengan cara mengalihfungsikan kendaraan sejenis truk boks menjadi masjid. Masjid berjalan ini mampu menampung belasan jemaah.
"Mobil Masjid tangguh BPBA memiliki beberapa fasilitas, antara lain, sepuluh keran air untuk berwudu, sabun, tangga naik ke tempat salat, karpet, dan sound system," kata Kepala BPBA, Sunawardi, Senin (29/6). 
Masjid ini didukung pula dengan akses air bersih langsung dari tangki air yang disediakan oleh BPBA. Sebelum beribadah, setiap jemaah juga harus menjalani protokol kesehatan terlebih dahulu, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, hingga mengenakan masker.
Hal lainnya yang menurut Sunawardi menjadi jaminan bahwa Mobil Masjid ini steril dari virus, yakni karena setiap hendak difungsikan, kendaraan ini akan menjalani disinfeksi terlebih dahulu. Dengan begitu, setiap orang dapat beribadah di Mobil Masjid tanpa rasa khawatir.
"Protokol kesehatan diberlakukan guna menjamin rasa aman dalam beribadah sehingga mobil ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang berada di tempat umum dan jauh dari masjid," pungkas Sunawardi.