816Agent
816WIN
UTOGEL

Bandar Bola 816agent

Bandar Bola 816agent

Judi Bola

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Prediksi Bola 816Agent

Prediksi Bola

Sabtu, 15 Juni 2019

Pelaku Perampokan di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau Dibekuk Polisi

Pelaku Perampokan di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau Dibekuk PolisiSeorang terduga pelaku perampokan yang kerap beraksi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumatera Selatan, berhasil diamankan anggota Polsek Padang Ulak Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika diwakili Kapolsek PUT Iptu Jarkoni mengatakan terduga pelaku tindak kejahatan pencurian dengan kekerasan (Curas) yang sering beroperasi di jalan penghubung kedua provinsi tersebut adalah SU (39). Dia adalah warga Dusun Gardu Desa Kepala Curup Kecamatan Binduriang.
"Tersangka ini diamankan petugas di rumahnya di Dusun Gardu, Desa Kepala Curup, pada Kamis sore tanggal 13 Juni 2019. Tersangka ini diamankan dalam kasus penggelapan, namun setelah dikembangkan ternyata dia juga terlibat sejumlah aksi Curas di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau," ujar Jeki di Rejang Lebong seperti dikutip Antara, Jumat (14/6).
Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sebilah pisau serta sebuah senjata api jenis pistol mainan yang sering digunakan SU untuk menakut-nakuti korbannya saat menjalankan aksinya.
Dari pengakuan tersangka, jika aksi Curas ini sudah dilakukannya di dua TKP di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya di Desa Air Apo dan Desa Taba Padang, Kecamatan Binduriang, di mana para korbannya ditakut-takuti menggunakan pistol mainan.
Kendati demikian, petugas belum mempercayai pengakuan tersangka Su dan masih terus mengembangkan kasusnya. Tersangka ini diduga terlibat dalam beberapa kasus tindak kejahatan lainnya di kawasan itu.
Penangkapan tersangka Su itu sendiri kata Jarkoni, bermula dari pengungkapan kasus penggelapan sepeda motor merek Yamaha Mio Sporty warna hitam pelat BG 5571 GO, milik Hairul Amri (27), warga Kelurahan Cereme, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumsel, pada Sabtu (8/6) lalu dan dilaporkan ke Polsek PUT pada Senin (10/6).
Sepeda motor milik korban ini dibawa lari oleh tersangka, saat korban main ke rumah tersangka di Dusun Gardu, Desa Kepala Curup, namun ditunggu sampai beberapa lama tidak kembali lagi dan dua hari kemudian dilaporkan ke polsek setempat.
"Sepeda motor milik korban itu sendiri sudah dijual tersangka Su kepada An, warga Desa Tanjung Aur, Kecamatan Sindang Kelingi seharga Rp1,4 juta, dan dibelikan tersangka dengan narkoba jenis sabu-sabu," jelas dia.
Namun, saat kediaman An didatangi polisi, yang bersangkutan sudah melarikan diri dan petugas hanya menemukan satu unit sepeda motor merek Honda Supra warna hitam pelat BD 2264 G yang diduga hasil kejahatan.

Seorang Kakek di Kutai Kartanegara Dirampok, Jasad Dibuang ke Sungai

Seorang Kakek di Kutai Kartanegara Dirampok, Jasad Dibuang ke SungaiIkhsan Fatkhulloh (31), warga Muara Jawa Ulu, Kutai Kartanegara, dibekuk tim Jatanras Polda Kaltim. Dia diduga membunuh Ardiansyah (60).

Motifnya, diduga pelaku ingin merampok motor korban. Belakangan, Ikhsan membuang jasad korban ke sungai.
Ikhsan diringkus Kamis (13/6) malam kemarin, di pelabuhan Semayang Balikpapan, setelah hendak kabur ke Surabaya menggunakan kapal laut. Kasus itu terbongkar setelah keluarga kehilangan korban selama 2 hari. Terakhir, korban terlihat keluarganya sedang didatangi pelaku Ikhsan di rumahnya.
"Kami lidik dan cari keberadaan pelaku (Ikhsan). Ternyata sudah berada di Balikpapan. Tim kami ke pelabuhan dan pelaku lebih dulu ditangkap tim Jatanras Polda Kaltim," kata Kapolsek Muara Jawa Pormelli Hasugian, kepada wartawan, Jumat (14/6).
Ikhsan mengakui membunuh Ardiansyah, Minggu (9/6) malam lalu. Sebelumnya, pelaku mendatangi korban dengan alasan hendak mengambil motor yang digadainya kepada korban.
Begitu sampai di rumah korban, pelaku mengaku dompetnya jatuh di jalan. Ikhsan lalu pamit pulang ke rumahnya. Belakangan, pelaku tidak menemukan ojek dan dibonceng pulang oleh korban. Begitu tiba di rumah pelaku, korban lantas disergap saat hendak kembali pulang ke rumah.
"Pelaku menjerat leher korban, dan menyeret ke dalam rumah. Jadi, korban sudah meninggal dunia saat itu, di dalam rumah korban," ujar Hasugian.
Senin (10/6) dini hari sekira pukul 03.00 WITA, pelaku memasukkan jasad korban ke dalam karung, dan membawa ke jembatan Dondang. "Pelaku membuang jasad korban ke sungai, dan motornya dibawa dan dijual pelaku buat pulang ke Jawa. Jasad korban masih dalam pencarian, sedangkan pelaku sudah kami amankan di Polsek," tandasnya. 

Warga Murung Raya Dihebohkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Semak Belukar

Warga Murung Raya Dihebohkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Semak BelukarWarga Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menemukan seorang bayi di semak-semak belakang Kantor Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah setempat.

"Anak saya yang pertama mendengar ada suara bayi menangis, kemudian membawa saya untuk mencari sumber suara bayi tersebut dan alangkah terkejutnya saya ternyata ada bayi laki-laki sepertinya baru lahir," kata warga Puruk Cahu Gamal kepada wartawan seperti dikutip Antara, Jumat (14/6).
Bayi berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali ditemukan seorang warga sekitar saat menemani anaknya sedang bermain yang mendengar ada suara tangisan bayi pada Jumat (14/6) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
Dari kesaksian warga setempat diperkirakan bayi tersebut dibuang pada malam hari namun baru diketahui warga ketika ada suara bayi menangis semakin keras.
Bayi tersebut langsung dilarikan warga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu untuk diberikan perawatan oleh pihak medis.
"Kami langsung membawa bayi laki-laki itu ke rumah sakit, karena keadaan bayi kelihatan sudah mulai lemah," kata Gamal.
Kasus penemuan bayi tersebut kini masih dalam pemeriksaan di lokasi tempat kejadian ditemukannya bayi tersebut oleh pihak kepolisian setempat.
"Kami harapkan pelaku pembuang bayi yang tak berdosa ini segera ditangkap," kata warga lainnya.

Alasan Tim Prabowo Minta LPSK Lindungi Hakim dan Saksi Sidang Gugatan Pilpres

Alasan Tim Prabowo Minta LPSK Lindungi Hakim dan Saksi Sidang Gugatan PilpresTim kuasa hukum capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno meminta Mahkamah Konstitusi bisa menjamin keamanan hakim dan saksi ahli di sidang Perkara Hasil Pemilihan Umum (PHPU). Apalagi, pihaknya siap menghadirkan saksi-saksi yang dibutuhkan.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menjelaskan alasan pihaknya meminta agar saksi sidang dilindungi. Dia tidak ingin ada ancaman yang mengganggu jalannya proses sidang sengketa pemilu.
"Kami tentu ingin situasi kondusif ya. Tidak ada ancaman kepada siapapun termasuk hakim, kuasa hukum kami, kuasa hukum KPU, maupun kuasa hukum pihak terkait," harap Andre Rosiade saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (15/6).
Dia juga meminta pihak ke polisian lebih aktif jika mendengar informasi adanya ancaman yang berpotensi mengganggu jalannya proses gugatan ini.
"Ya harapan kita kalau memang ada ancaman ya tentu pihak kepolisian bisa mendalami. Kalau memang ada ancaman tentunya LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban) bisa melindungi," ucap Andre.
Dia mengatakan, sidang sengketa Pilpres ini harus berjalan kondusif tanpa di bawah ancaman. Sehingga hakim MK bisa fokus bekerja memimpin persidangan, kuasa hukum dan saksi juga aman.
Terkait rumor hakim MK yang mendapatkan ancaman, Andre mengaku pihaknya tidak mengetahui akan hal itu. Dia hanya menyampaikan justru saksi dari pihak BPN Prabowo-Sandi yang dikhawatirkan mendapatkan tekanan.
"Kalau saksi kami iya. Menurut informasi saksi kami ya ada upaya lah, kemarin ada diskusi saksi itu dipindahkan ke mana, apakah dibawa ke luar negeri dulu sementara gitu loh. Untuk perlindungan nanti pas waktu sidangnya pulang gitu loh. Ini lagi kita kaji," ungkap Andre.
"Tapi kalau hakim MK kami tidak tahu. Itu ranahnya polisi lah," imbuh Andre.

Setya Novanto Keluar Lapas, Kemenkum HAM Selidiki Penyalahgunaan Wewenang

Setya Novanto Keluar Lapas, Kemenkum HAM Selidiki Penyalahgunaan WewenangKementerian Hukum dan HAM masih melakukan pemeriksaan terkait ada tidaknya pelanggaran pihak Lapas Sukamiskin terkait terungkapnya aksi Setya Novanto berkeliaran di luar Lapas. Setya Novanto sejatinya menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin selama 15 tahun penjara atas keterlibatannya melakukan tindak pidana korupsi proyek e-KTP.

Berdasarkan informasi dari kantor wilayah Kemenkumham Provinsi Jawa Barat, setya Novanto bepergian saat mendapat izin berobat ke rumah sakit di Bandung.
"Masih dilakukan pendalaman oleh kantor wilayah Kemenkumham Jabar terkait dengan informasi yang menyebutkan penyalahgunaan wewenang dalam layanan rujukan RS di wilayah kota Bandung," ujar Ade saat merdeka.com mengonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (15/6).
Ade tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai terulang kembali Lapas Sukamiskin kebobolan atas ulah Novanto. Tercatat, sudah dua kali politisi Golkar itu keluar dari Lapas. Pertama pada 24 April 2019. Novanto tepergok berada di rumah makan Padang di RSPAD Gatot Soebroto. Novanto berdalih hanya sekadar mencari udara segar.
Lalu Novanto kembali terlihat berada di luar Lapas bersama seorang perempuan berkerudung hijau. Novanto diketahui mendatangi sebuah toko bangunan. Tersebarnya foto Novanto di luar Lapas, Kepala Kanwil Kemenkumham Jabar, Liberti Sitinjak memutuskan memindahkannya dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur.
"Ini tindakan yang harus saya lakukan sebelum saya melaporkan kepada Pak Menteri," kata Liberti, Jumat malam.

Dua Polisi Gadungan Perkosa Perempuan 19 Tahun di Depan Kekasihnya

Dua Polisi Gadungan Perkosa Perempuan 19 Tahun di Depan KekasihnyaSabtu tengah malam, 18 Mei 2019, menjadi hari tak terlupakan bagi gadis berinisial R yang tinggal di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Perempuan berusia 19 tahun itu mengalami kekerasan seksual dari dua pria berpistol yang mengaku sebagai polisi.

Sang pacar berinisial D yang mendampingi pada malam itu tak bisa berbuat banyak. Diancam akan dibunuh, D hanya pasrah melihat kekasihnya diperkosa dua pelaku. Menurut Kapolres Rokan Hulu AKBP Muhammad Hasyim Risahondua, sepeda motor korban juga dibawa kabur pelaku usai berbuat tak senonoh.
Kini kedua pelaku sudah berhasil ditangkap setelah sebulan diburu polisi. "Jadi ada dua perkara, pencurian dengan kekerasan dan kekerasan seksual," sebut Hasyim kepada Liputan6.com, Jumat (14/6).
Hasyim menjelaskan, kejadian bermula ketika korban dan pacarnya berkeliling kampung memakai sepeda motor pada 18 Mei 2019 malam. Tak lama kemudian, hujan deras turun dan sepasang sejoli ini berteduh di sebuah bengkel.
Begitu hujan reda, keduanya berniat meninggalkan bengkel menuju rumah. Kala itulah, datang dua pria memakai sepeda motor dan menuduh keduanya telah berbuat mesum di lokasi tersebut.
"Keduanya mengaku polisi dan memperlihatkan benda seperti senjata api. Pelaku mengancam dan meminta korban serta pacarnya ikut," jelas Hasyim.
Kedua pelaku menggiring korban dan pacarnya ke semak-semak. Di sana, pacar korban diikat dan diminta untuk tidak berteriak kalau masih ingin hidup. Saat itulah korban mendapat kekerasan seksual.
Pacar korban sempat berteriak, lalu dipukul langsung oleh pelaku. Mulutnya lalu disumpal agar tidak berteriak lagi. Usai melakukan perbuatan bejatnya, kedua pelaku kabur membawa sepeda motor milik pacar korban.
"Setelah kejadian ini, korban melapor ke polisi. Penyidik langsung mengumpulkan bukti dan pelaku sudah ditangkap," kata Hasyim.
Menurut Hasyim, pelaku juga mengaku merampas sepeda motor warga lainnya di Kabupaten Rokan Hulu pada 8 Juni 2019. Hal itu diakui pelaku setelah diinterogasi penyidik.

Polisi Cari Keberadaan Pistol yang Dibawa Pengendara BMW

Polisi Cari Keberadaan Pistol yang Dibawa Pengendara BMWPolisi sudah berhasil menangkap pengendara sedan BMW yang melawan arus lalu lintas dan mengeluarkan benda diduga senjata api kepada pengguna jalan lain yang melintas. Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan mengatakan, pelaku berhasil ditangkap di depan sebuah hotel kawasan Jakarta Pusat.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pengendara BMW. Termasuk mengenai keberadaan pistol yang dibawa. "(Pistol) masih dicari karena katanya dititipkan," ujar Harry kepada merdeka.com, Sabtu (15/6).
Pelaku yang diketahui bernama Andy Wibowo. Kapolres belum bisa menyimpulkan jenis pistol dan kepemilikannya. "Belum tahu punya siapa. Setelah diambil barang buktinya nanti, kita telusuri kepemilikannya, sah atau tidak," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, tersebar di media sosial seorang pria yang tidak diketahui identitasnya tertangkap kamera melintas di jalan yang bukan seharusnya dilalui. Saat berpapasan dengan mobil lainnya, pria tersebut justru turun dari mobil dan mengeluarkan senjata yang diduga senjata api sambil meminta mobil tersebut menyingkir dari jalannya.